CIANJUR TIMES, Cikalongkulon – Aliran Sungai Cikundul di Kampung Maleber, Desa Gudang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, kembali dipenuhi tumpukan sampah saat musim hujan. Limbah plastik dan styrofoam yang terbawa arus dari wilayah hulu menumpuk di bantaran sungai hingga menimbulkan bau tidak sedap dan dikeluhkan warga sekitar.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sampah terlihat menutupi sebagian aliran sungai yang mengarah ke Waduk Cirata. Tumpukan limbah didominasi plastik rumah tangga dan styrofoam yang tersangkut di tepian sungai setelah debit air meningkat akibat hujan deras.
BACA JUGA : Viral! Pendaki Gunung Gede Buang Sampah Tak Senonoh
Sampah Berasal dari Wilayah Hulu
Tokoh masyarakat setempat, Asep Hermawan, mengatakan fenomena tersebut hampir selalu terjadi ketika curah hujan di kawasan hulu Sungai Cikundul meningkat.
“Kalau hujan deras dan debit air naik, sampah pasti banyak terbawa ke sini. Tapi saat air surut biasanya sampah kembali hanyut ke arah Waduk Cirata,” ujar Asep, Minggu (10/5/2026).
Menurut dia, sampah yang menumpuk bukan berasal dari warga sekitar lokasi sungai, ia menduga sampah tersebut kiriman dari kawasan hulu seperti Cipanas dan Puncak Cianjur.
“Ini sampah kiriman dari pemukiman di atas, seperti Cipanas dan Puncak. Bukan sampah warga sini,” katanya.
Ia menjelaskan kondisi serupa hampir terjadi setiap tahun, terutama saat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan aliran sungai meluap dan membawa berbagai jenis sampah.
“Biasanya setahun sekali seperti ini. Tahun ini hujannya cukup tinggi sehingga banyak sampah terbawa arus,” tuturnya.
Meski lokasi tumpukan sampah berada cukup jauh dari permukiman, bau menyengat tetap tercium ketika volume sampah meningkat.
Asep juga mengaku belum pernah ada kegiatan pembersihan rutin di titik tersebut, padahal persoalan sampah kiriman terus berulang setiap musim hujan.
“Kalau dibersihkan secara rutin belum pernah, padahal kondisi seperti ini sering terjadi,” ucapnya.
DLH Cianjur Siapkan Pembersihan Sungai
Terpisah, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Wandi, menyebut pihaknya akan segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan sampah di aliran Sungai Cikundul.
“Kalau dari jenisnya memang kebanyakan styrofoam. Kami akan cek ke lapangan dan segera melakukan kegiatan pembersihan,” katanya.
Menurut Wandi, DLH juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, serta masyarakat setempat agar pelaksanaan penanganan sampah ini berkelanjutan.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, desa, dan masyarakat. Insyaallah dalam waktu dekat akan ada pembersihan sungai,” ujarnya.
Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke aliran sungai dan mulai menerapkan pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri untuk mencegah pencemaran lingkungan.
“Kami harap, masyarakat tidak membuang sampah ke sungai dan mulai mengelola sampah dari rumah masing-masing,” pungkasnya.




















