Menu

Mode Gelap
Sinergi Polsek Warungkondang dan Petani Berbuah Panen 6 Ton Jagung di Gekbrong Menjaga Identitas Cianjur sebagai Tatar Santri di Tengah Arus Modernisasi Polsek Mande Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Desa Jamali Panen Jagung Hibrida Kebun Raya Cibodas Tetapkan Tarif Baru, Pengelola Pastikan Sesuai Aturan PNBP BRIN Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida Analisis Kritis Kondisi Ekonomi Indonesia di Tengah Gejolak Global

Berita

Viral! Pendaki Gunung Gede Buang Sampah Tak Senonoh

badge-check


					Cuplikan video dari pendaki Gunung Gede yang kedapatan mencemari lingkungan. Perbesar

Cuplikan video dari pendaki Gunung Gede yang kedapatan mencemari lingkungan.

Cianjur Times – Kelakuan sejumlah oknum pendaki Gunung Gede menuai kecaman. Pasalnya sejumlah video dan laporan mengenai tindakan tidak bertanggung jawab mereka viral di media sosial. Dalam video yang beredar, para pendaki Gunung Gede ini tertangkap kamera dan dilaporkan telah membuang celana dalam di antara tanaman edelweiss yang dilindungi serta mencemari sumber mata air yang digunakan oleh pendaki lainnya.

Video berdurasi 28 detik yang beredar luas memperlihatkan jelas sebuah celana dalam berwarna gelap tergeletak di atas hamparan edelweiss di kawasan Alun-alun Suryakencana. Selain itu, terdapat pula laporan dan bukti visual lain yang menunjukkan seorang oknum pendaki yang kedapatan buang air besar di salah satu sumber mata air, padahal di lokasi tersebut sudah terpasang papan larangan untuk tidak mencemari.

Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Agus Deni, menyampaikan rasa prihatin dan kecewanya atas tindakan tidak terpuji dari oknum pendaki Gunung Gede tersebut.

“Kami sangat menyayangkan tindakan pendaki Gunung Gede yang dengan sengaja membuang sampah berupa celana dalam di atas edelweiss dan mencemari sumber air. Ini adalah pelanggaran serius terhadap etika pendakian dan konservasi lingkungan,” ujarnya.

TNGGP akan Usut Identitas Pelaku

Pihaknya menegaskan akan segera menelusuri identitas para pelaku.

“Kami akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengidentifikasi oknum-oknum pendaki Gunung Gede yang terlibat. Jika terbukti melanggar, mereka akan mendapat sanksi tegas berupa blacklist dari pendakian. Selain itu juga menerima hukuman sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” imbuhnya.

Agus Deni mengimbau kepada seluruh pendaki dan pengunjung taman nasional lainnya untuk selalu menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Kami berharap para pendaki Gunung Gede menjadi contoh pendaki yang bertanggung jawab. Tidak meninggalkan sampah apapun, dan menghormati aturan yang berlaku di kawasan konservasi. Sumber mata air ini sangat penting bagi kebutuhan semua pendaki, jadi mari kita jaga bersama,” pungkasnya.

Pembukaan kembali pendakian Gunung Gede Pangrango pada 22 April 2025, setelah sempat tutup akibat aktivitas vulkanik, seharusnya menjadi momentum kebangkitan pariwisata yang bertanggung jawab. Namun, insiden yang melibatkan oknum pendaki ini menjadi catatan kelam dan pihak TNGGP berharap tidak terulang kembali. Para pendaki juga mendapat imbauan untuk selalu waspada dan tidak mendekati area Kawah Wadon demi keselamatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi Polsek Warungkondang dan Petani Berbuah Panen 6 Ton Jagung di Gekbrong

14 Juni 2026 - 20:11 WIB

Polsek Warungkondang

Polsek Mande Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Desa Jamali Panen Jagung Hibrida

12 Juni 2026 - 13:09 WIB

Polsek mande

Kebun Raya Cibodas Tetapkan Tarif Baru, Pengelola Pastikan Sesuai Aturan PNBP BRIN

11 Juni 2026 - 15:19 WIB

Tarif Kebun raya Cibodas

Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida

11 Juni 2026 - 14:40 WIB

Ketahanan Pangan

SMKN 1 Cipanas Jadi Sekolah Percontohan Nasional Pendidikan Vokasi Pariwisata

9 Juni 2026 - 09:45 WIB

smkn 1 cipanas
Trending di Berita