CIANJUR TIMES, Cipanas – Kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan melalui aksi penghijauan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Jabar Bergerak Zillenial (JBZ) Kabupaten Cianjur menggelar kegiatan “Gerakan Bumi Lestari” di kawasan Resor Mandalawangi, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan 52 peserta yang terdiri dari panitia, relawan, tamu undangan, hingga pegiat lingkungan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapat pendampingan langsung dari Kepala Resor Mandalawangi Cibodas, Iwan Ridwantara, S.Hut. Hal ini guna memastikan proses penanaman berjalan sesuai kaidah konservasi kawasan taman nasional.
Dalam aksi tersebut, sebanyak 60 bibit pohon endemik berhasil ditanam. Bibit tersebut terdiri dari 30 pohon puspa dan 30 pohon rasamala yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pegunungan.
BACA JUGA : HUT Kebun Raya Cibodas ke-174, Revitalisasi Taman Lumut dan Konservasi Tanaman Langka
Selain penanaman pohon, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi dan peran generasi muda dalam pelestarian lingkungan hidup.
Ketua Daerah Jabar Bergerak Zillenial Kabupaten Cianjur, Anggita Suci Maulida, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, pihak Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Sponsor, media partner, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam kegiatan ini,” ujar Anggita.
Menurutnya, gerakan sederhana seperti penanaman pohon harus terus ada secara konsisten sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan lingkungan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik lahirnya aksi-aksi positif lainnya dari kalangan anak muda di Kabupaten Cianjur.
“Semoga semangat menjaga lingkungan ini terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama demi kelestarian alam untuk generasi mendatang,” tuturnya.
Melalui kegiatan “Gerakan Bumi Lestari”, Jabar Bergerak Zillenial Cianjur ingin menegaskan bahwa menjaga lingkungan tidak selalu harus berawal dari langkah besar, namun melalui aksi sederhana secara nyata dan berkelanjutan.***




















