Menu

Mode Gelap
Pertamina Buka Rekrutmen Magang 2026, Sediakan Lebih dari 400 Posisi untuk Fresh Graduate Konflik Libya Hambat Pemulangan PMI Asal Cianjur, Bupati Perketat Pengawasan Agen Ilegal Pohon Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Lima Orang Luka Berawal dari Hobi, Bayu Kembangkan Brand Handmade “Si Pengrajin” Produk Ekraf Cipanas yang Unik Harga Telur dan Cabai di Pasar Muka Turun, Pedagang Kaitkan dengan Liburnya Program MBG Diskon 50 Persen di TikTok, Okupansi Glamping Sevillage Puncak Penuh hingga 9 Juli

Berita

1.500 Guru Honorer Cianjur Masih Menunggu Kepastian Status PPPK

badge-check


					Guru honorer Cianjur saat menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu. (foto : Ario Rosmana) Perbesar

Guru honorer Cianjur saat menggelar unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu. (foto : Ario Rosmana)

CIANJUR TIMES, Cianjur – Sebanyak 1.500 guru honorer tenaga kerja sukarela (TKS) tingkat SD dan SMP di Kabupaten Cianjur masih menghadapi ketidakpastian status kepegawaian di tengah rencana penghapusan tenaga honorer secara nasional pada akhir 2026.

Hingga kini, sebagian besar guru honorer tersebut belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kondisi itu membuat para tenaga pengajar yang telah lama mengabdi di sekolah negeri terus menunggu kepastian kebijakan dari pemerintah pusat maupun daerah.

BACA JUGA : DPRD Soroti APBD: Nasib Ribuan Guru Honorer Cianjur Belum Mendapat Kepastian

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan pihaknya masih menunggu regulasi lanjutan terkait penataan tenaga honorer di daerah.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada aturan terbaru mengenai mekanisme penghapusan tenaga honorer. Meski pemerintah daerah sejak awal 2025 sudah menghentikan penerimaan honorer baru di lingkungan sekolah negeri.

“Sejak 1 Januari 2025 kami sudah tidak menerima tenaga honorer baru. Sampai sekarang kami masih menunggu aturan resmi dari pusat,” kata Ruhli kepada wartawan, Senin (11/5/2026).

Di sisi lain, kebutuhan tenaga pengajar di sekolah masih cukup tinggi. Banyaknya guru yang memasuki masa pensiun membuat sekolah tetap membutuhkan keberadaan guru TKS agar proses belajar mengajar tetap berjalan.

Karena itu, Pihaknya masih memberdayakan guru honorer yang selama ini memperoleh honor melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Sekolah masih membutuhkan mereka karena ada kekurangan guru di sejumlah wilayah. Banyak juga yang sudah lama mengabdi,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan, sekitar 1.500 guru TKS saat ini tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Cianjur. Sebagian besar telah bertahun-tahun mengajar, namun belum memperoleh kepastian status sebagai ASN maupun PPPK penuh waktu.

Honorer jadi Tantangan Pemerintah Daerah

Ruhli mengakui persoalan tenaga honorer menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah. Terutama, karena banyak guru honorer yang usianya sudah tidak muda tetapi masih tetap mengabdi demi kebutuhan sekolah.

Meski demikian, pemerintah daerah akan terus berupaya memperjuangkan para guru honorer agar memiliki kesempatan menjadi PPPK paruh waktu sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin jika ada peluang pengangkatan PPPK paruh waktu. Tetapi semuanya tentu secara bertahap,” tuturnya.

Ruhli menegaskan Dinas Pendidikan tidak akan lagi menambah tenaga honorer baru sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan penataan ASN dari pemerintah pusat.

Di tengah situasi yang belum pasti, pihaknya meminta para guru honorer tetap menjalankan tugas seperti biasa sambil menunggu kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.

“Kami berharap para TKS tetap menjalankan tugasnya. Pemerintah daerah akan terus mencari solusi terbaik agar mereka yang sudah lama mengabdi tetap bisa diberdayakan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Buka Rekrutmen Magang 2026, Sediakan Lebih dari 400 Posisi untuk Fresh Graduate

1 Juli 2026 - 21:34 WIB

recruitment pertamina 2026

Konflik Libya Hambat Pemulangan PMI Asal Cianjur, Bupati Perketat Pengawasan Agen Ilegal

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

PMI Asal Cianjur

Pohon Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Lima Orang Luka

1 Juli 2026 - 19:07 WIB

pohon tumbang di cianjur

Berawal dari Hobi, Bayu Kembangkan Brand Handmade “Si Pengrajin” Produk Ekraf Cipanas yang Unik

30 Juni 2026 - 22:28 WIB

produk ekraf cipanas

Harga Telur dan Cabai di Pasar Muka Turun, Pedagang Kaitkan dengan Liburnya Program MBG

30 Juni 2026 - 21:50 WIB

harga turun saat mbg libur
Trending di Berita