Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Harga Pertalite Rp16.088 Viral, Pertamina Ungkap Alasan Pertamax Ditahan

badge-check

Harga Pertalite Rp16.088 Viral, Pertamina Ungkap Alasan Pertamax Ditahan Perbesar

CIANJUR TIMES, Cianjur – Harga Pertalite menjadi sorotan setelah sebuah struk pembelian BBM viral di media sosial. Dalam struk tersebut tercantum bahwa harga keekonomian Pertalite tanpa subsidi mencapai Rp16.088 per liter, sementara harga jual kepada masyarakat saat ini tetap Rp10.000 per liter.

Unggahan itu memicu perbincangan publik karena harga keekonomian Pertalite terlihat lebih tinggi dibanding harga Pertamax (RON 92) yang saat ini dijual Rp12.300 per liter di wilayah Jabodetabek.

BACA JUGA : Isu Harga BBM Naik 1 April 2026, Hiswana Migas Cianjur Pastikan Hoaks dan Stok Aman

Keriuhan bermula ketika seorang warganet mengunggah video yang mempertanyakan besarnya subsidi pemerintah terhadap Pertalite yang mencapai Rp6.088 per liter. Hal itu memunculkan anggapan bahwa nilai keekonomian Pertalite tanpa subsidi lebih tinggi dibanding harga jual Pertamax di SPBU.

Harga Pertalite Tanpa Subsidi Jadi Sorotan

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa Pertalite merupakan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang memang mendapat intervensi pemerintah karena menjadi bahan bakar yang paling banyak digunakan masyarakat.

“Harga Pertamax saat ini ada peran pemerintah di dalamnya dan juga Pertamina,” ujar Roberth dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, Pertamax merupakan BBM nonsubsidi yang pada prinsipnya mengikuti fluktuasi harga pasar internasional. Namun sejak 1 April 2026, Pertamina bersama pemerintah memutuskan menahan harga Pertamax tetap di angka Rp12.300 per liter.

Penjelasan Pertamina

Langkah tersebut Pertamina ambil di tengah kenaikan harga energi global akibat konflik di Timur Tengah, dengan pertimbangan menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

“Kenapa? Karena Pertamax ada untuk digunakan juga bagi masyarakat menengah yang mampu. Sementara Turbo dan lain-lain adalah untuk yang menengah ke atas,” jelas Roberth.

Ia menambahkan, jika mengacu pada nilai keekonomian tanpa intervensi pemerintah, harga Pertamax seharusnya bergerak lebih tinggi mengikuti kondisi pasar.

Sebagai gambaran, Pertamax Turbo saat ini telah mencapai Rp19.900 per liter.

Sementara itu, per 4 Mei 2026, Pertamina juga melakukan penyesuaian harga untuk sejumlah BBM nonsubsidi lainnya. Di wilayah Jawa Barat, harga Dexlite berada di angka Rp26.000 per liter, sedangkan Pertamina Dex di Rp27.900 per liter.

Penyesuaian tersebut akan berlaku secara berkala dengan mempertimbangkan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap

15 Okt 2026 - 16:53 WIB

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap

Debit Air Baku Menyusut, Perumdam Tirta Mukti Siapkan Penggiliran dan Bantuan Tangki

14 Okt 2026 - 19:20 WIB

Debit Air Baku Menyusut, Perumdam Tirta Mukti Siapkan Penggiliran dan Bantuan Tangki

Pemkab Cianjur Percepat Penanganan 900 Rumah Rusak Berat, 9 Lokasi Relokasi Disiapkan

14 Okt 2026 - 19:06 WIB

Pemkab Cianjur Percepat Penanganan 900 Rumah Rusak Berat, 9 Lokasi Relokasi Disiapkan

Timbulan Sampah Cianjur Capai 300 Ton per Hari, DLH Siapkan Kerja Sama Pengolahan

14 Okt 2026 - 09:17 WIB

Timbulan Sampah Cianjur Capai 300 Ton per Hari, DLH Siapkan Kerja Sama Pengolahan

Palace Hotel Cipanas Dukung Cipanas Ngariung 2026, Dorong Kolaborasi Lokal

14 Okt 2026 - 08:55 WIB

Palace Hotel Cipanas Dukung Cipanas Ngariung 2026, Dorong Kolaborasi Lokal
Trending di Berita