Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

HUT Kebun Raya Cibodas ke-174, Revitalisasi Taman Lumut dan Konservasi Tanaman Langka Diperkuat

badge-check

Peresmian Revitalisasi Taman Lumut dalam rangkaian acara HUT Kebun Raya Cibodas, Senin (13/4/2026). (Foto : Ario Rosmana) Perbesar

Peresmian Revitalisasi Taman Lumut dalam rangkaian acara HUT Kebun Raya Cibodas, Senin (13/4/2026). (Foto : Ario Rosmana)

CIANJUR TIMES, Cipanas – Peringatan HUT Kebun Raya Cibodas (KRC) ke-174 pada Senin (13/4/2026) diisi dengan langkah penguatan fungsi konservasi, melalui revitalisasi Taman Lumut dan penanaman spesies tanaman langka yang masuk kategori terancam punah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga peran Kebun Raya Cibodas sebagai pusat konservasi dan edukasi tanaman di Indonesia.

Perayaan HUT juga melibatkan kolaborasi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Mitra Natura Raya (MNR) sebagai pengelola layanan publik. Sejumlah rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 11 April 2026, seperti bazar tanaman, edukasi publik, hingga donor darah.

BACA JUGA : Program “Poelang Kampoeng” di Kebun Raya Cibodas, Obati Rindu Mudik Lebaran 2026

Revitalisasi Taman Lumut di Kebun Raya Cibodas

Managing Director PT MNR, Marga Anggrianto, mengatakan revitalisasi Taman Lumut dilakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas. Khususnya, untuk edukasi bagi pengunjung generasi muda.

“Kami melakukan renovasi Taman Lumut agar lebih menarik dan tetap mendukung fungsi konservasi serta edukasi bagi masyarakat,” ujar Marga.

Selain pembenahan fisik, pengelola juga menambahkan teknologi barcode pada papan informasi. Pengunjung dapat memindai kode tersebut untuk mengakses informasi detail terkait koleksi lumut.

kebun raya cibodas
Penanaman Tanaman Langka, Castanopsis, yang termasuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN). (Foto : Ario Rosmana)

Penanaman Spesies Langka

Pada momen yang sama, penanaman simbolis pohon Castanopsis, yang termasuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) juga masuk dalam agenda.

Direktur Pengelolaan Koleksi Ilmiah BRIN, Dr. Sasa Sofyan Munawar, menjelaskan bahwa Kebun Raya Cibodas memiliki peran penting sebagai lokasi konservasi ex-situ, yakni pelestarian tanaman di luar habitat aslinya.

“Banyak tanaman yang sudah tidak ditemukan lagi di hutan aslinya. Koleksi di kebun raya menjadi perlindungan terakhir bagi spesies tersebut,” kata Sasa.

Saat ini, Kebun Raya Cibodas tercatat memiliki sekitar 12.945 koleksi tanaman yang telah terkumpul selama lebih dari 160 tahun.

Dorong Edukasi Generasi Muda

Selain konservasi, aspek edukasi juga menjadi fokus dalam peringatan HUT Kebun Raya Cibodas tahun ini. Salah satunya melalui kegiatan talkshow yang melibatkan pelajar tingkat SMP di Cianjur.

“Kami ingin membuka ruang edukasi agar generasi muda lebih peduli terhadap keanekaragaman hayati,” tambah Marga.

Ke depan, Kebun Raya Cibodas juga terus memperkuat kerja sama dengan sekitar 40 kebun raya daerah di Indonesia. Hal ini guna memperkaya koleksi tanaman dan mendukung pelestarian biodiversitas nasional.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Hari Santri 2026, Mahasiswa Ajak Cianjur Evaluasi Nilai Tatar Santri

22 Okt 2026 - 11:09 WIB

Hari Santri 2026, Mahasiswa Ajak Cianjur Evaluasi Nilai Tatar Santri

Sepeda Motor Guru SMP di Cianjur Dicuri, Pelaku Diduga Todongkan Pistol

21 Okt 2026 - 19:14 WIB

Sepeda Motor Guru SMP di Cianjur Dicuri, Pelaku Diduga Todongkan Pistol

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

20 Okt 2026 - 16:58 WIB

KONI Cianjur Galang Dana Porprov 2026, Bupati Sumbang Rp 20 Juta

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa

20 Okt 2026 - 14:43 WIB

Pilkades Digital Cianjur Digelar 8 November 2026, Diikuti 160 Calon di 47 Desa

Kekeringan Masih Berlanjut, Distribusi Air Bersih di Cianjur Capai 20 Ribu Liter per Hari

20 Okt 2026 - 14:25 WIB

Kekeringan Masih Berlanjut, Distribusi Air Bersih di Cianjur Capai 20 Ribu Liter per Hari
Trending di Berita