CIANJUR TIMES, Cianjur – Kereta Api (KA) Siliwangi mencatat tingginya minat masyarakat selama masa libur sekolah. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat sebanyak 47.353 pelanggan menggunakan KA Siliwangi relasi Cipatat–Sukabumi pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026, dengan tingkat okupansi mencapai 103,41 persen.
Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung menyediakan 45.792 tempat duduk melalui tiga perjalanan KA Siliwangi setiap hari dari wilayah Daop 2 Bandung, atau rata-rata 2.862 kursi per hari. Tingkat okupansi yang melampaui 100 persen terjadi karena adanya pola perjalanan pulang-pergi dalam satu hari. Hal ini membuat satu kursi dapat terisi lebih dari satu pelanggan.
“Selama masa liburan sekolah, sebanyak 47.353 pelanggan telah menggunakan KA Siliwangi dengan tingkat okupansi mencapai 103,41 persen. Tingkat keterisian di atas 100 persen tersebut dimungkinkan karena adanya pola perjalanan pulang-pergi dalam satu hari. Sehingga kapasitas tempat duduk dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelas Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, Senin (6/7/2026).
BACA JUGA : Mudik Lebaran 2026, Penumpang Kereta Api Cianjur Tembus Ribuan
Puncak jumlah pelanggan terjadi pada Minggu, 5 Juli 2026, dengan 4.628 penumpang dalam satu hari. Capaian tersebut menjadi jumlah pelanggan harian tertinggi selama masa libur sekolah.
Menurut Kuswardojo, tingginya jumlah pelanggan menunjukkan masyarakat semakin percaya pada layanan KA Siliwangi. Terlebih sebagai sarana transportasi yang aman, nyaman, dan efisien untuk menghubungkan wilayah Cianjur hingga Sukabumi.
“Pencapaian jumlah pelanggan tertinggi pada 5 Juli menunjukkan KA Siliwangi semakin menjadi pilihan utama masyarakat selama masa liburan sekolah. Selain menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, kereta ini juga menjadi solusi transportasi yang efisien. Khususnya untuk menghubungkan berbagai wilayah di Kabupaten Cianjur hingga Sukabumi,” ujarnya.
Stasiun Cianjur jadi yang Teraktif
Berdasarkan data KAI Daop 2 Bandung, Stasiun Cianjur menjadi stasiun dengan aktivitas penumpang tertinggi di lintas KA Siliwangi selama masa libur sekolah. Sebanyak 26.310 pelanggan tercatat berangkat dari Stasiun Cianjur, sementara 27.853 pelanggan tiba di stasiun tersebut.
Sementara itu, Stasiun Cipatat melayani 16.459 pelanggan yang berangkat dan 17.749 pelanggan yang tiba pada periode yang sama.
Data tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Cianjur dan sekitarnya. Selain itu juga memperkuat peran KA Siliwangi sebagai salah satu moda transportasi yang mendukung konektivitas antardaerah, terutama selama masa libur sekolah.
Kuswardojo menegaskan KAI Daop 2 Bandung akan terus menjaga keandalan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayana. Tujuanya agar masyarakat tetap memperoleh perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu.
“KAI Daop 2 Bandung mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa liburan sekolah,” kata Kuswardojo.***










