CIANJUR TIMES, Cianjur – Wakil Bupati Cianjur Ramzi Geys Thebe mengajak relawan mahasiswa memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Cianjur. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Asistensi dan Penguatan Kapasitas Relawan Mahasiswa Anti Narkotika yang digelar Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cianjur di Bale Prayoga Pendopo Bupati Cianjur, Selasa (7/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Ramzi menegaskan mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Khususnya yang mampu mengedukasi masyarakat sekaligus menjadi teladan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, gerakan pencegahan harus berawal dari lingkungan terdekat, mulai dari keluarga, kampus, hingga masyarakat.
BACA JUGA : Mahasiswa Desak Hentikan MBG Cianjur, Sebut Program Minim Pengawasan
“Peran relawan mahasiswa sangat penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba. Edukasi harus dari lingkungan sekitar agar upaya pencegahan bisa berjalan secara masif dan berkelanjutan,” ujar Ramzi.
Ia mengatakan penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, perlu mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Perkuat Sinergi dengan BNN Kabupaten Cianjur
Ramzi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Cianjur akan terus memperkuat sinergi dengan BNN Kabupaten Cianjur. Selain itu juga dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun generasi muda yang sehat, produktif, berprestasi, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
“Kami akan terus mendukung berbagai program pencegahan dan pemberdayaan masyarakat sebagai langkah nyata menciptakan Cianjur Bersih Narkoba,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Cianjur Arief Purnawan, Kepala BNN Kabupaten Cianjur Muhammad Affan Eko Budi Santoso. Lalu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cianjur Amad Mutawali, Kabag Kesra Setda Kabupaten Cianjur Slamet Riyadi. Serta turut hadir relawan mahasiswa anti narkotika dari sejumlah perguruan tinggi di Kabupaten Cianjur, di antaranya Universitas Suryakancana, Universitas Putra Indonesia, IAI Al-Azhary Cianjur, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.
Melalui kegiatan asistensi dan penguatan kapasitas tersebut, BNN Kabupaten Cianjur membekali para relawan mahasiswa dengan pemahaman mengenai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Serta penguatan peran mahasiswa sebagai mitra BNN dalam menyosialisasikan bahaya narkotika di lingkungan kampus maupun masyarakat.***










