Menu

Mode Gelap
Posko Pengaduan Pemkab Cianjur Terima 500 Aduan Masyarakat Sejak 2025 Unik, Warga Cianjur Cukup Baca Pancasila untuk Dapat Pengobatan Gratis Usai Kemarau Panjang, BPBD Cianjur Ingatkan Warga Waspadai Longsor dan Banjir DPRD Cianjur Raih Peringkat II Nasional Pengelolaan JDIHN Kategori DPRD Kabupaten Dari Cianjur, Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Kabupaten Jabar, Target Swasembada 2029 50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

Berita

Mahasiswa Desak Hentikan MBG Cianjur, Sebut Program Minim Pengawasan

badge-check

Pengurus BEM Hukum Unsur, Aurel Sulton Hakim Perbesar

Pengurus BEM Hukum Unsur, Aurel Sulton Hakim

CIANJUR TIMES – Maraknya dugaan kasus keracunan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu reaksi keras dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Suryakancana. Mahasiswa secara tegas mendesak pemerintah agar menghentikan sementara program ini sampai ada perbaikan sistemik.

Pengurus BEM Hukum Unsur, Aurel Sulton Hakim, menilai program ini minim pengawasan dan berpotensi menimbulkan dampak negatif. Ia juga menyoroti berbagai persoalan di lapangan, seperti kurangnya transparansi informasi dan kasus keracunan massal.

“Program ini seharusnya menjadi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi sehat dan produktif. Namun, implementasi di lapangan tidak mencerminkan komitmen tersebut,” ungkap Aurel.

Polemik MBG : Tak ada Tawar Menawar untuk Keselamatan Anak

Aurel menegaskan, jika program sebesar ini tidak ada pengawasan secara ketat, maka MBG berpotensi menjadi program yang gagal dan membahayakan masa depan generasi emas Indonesia.

Senada, Ketua BEM Hukum Unsur, Arez, menyampaikan bahwa kasus keracunan yang menimpa anak-anak sekolah bukanlah hal sepele. Ia melihat ini sebagai bukti nyata kurangnya pengawasan dari instansi terkait.

“Ini menyangkut keselamatan anak-anak kita. Tidak ada toleransi. Pengawasan terhadap kualitas dan distribusi makanan harus ada peningkatan,” ucap Arez.

Para mahasiswa akhirnya mendesak pemberhentian sementara pelaksanaan MBG di Kabupaten Cianjur. Tuntutan ini mereka ajukan hingga ada perbaikan sistem dan birokrasi pelaksanaan secara menyeluruh.

“Kami mendesak agar pelaksanaan MBG di Kabupaten Cianjur dihentikan sementara, sampai ada transparansi dan perbaikan menyeluruh dalam sistem pengawasan dan distribusinya,” tegas Arez.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Posko Pengaduan Pemkab Cianjur Terima 500 Aduan Masyarakat Sejak 2025

21 Agustus 2026 - 00:22 WIB

Posko pengaduan Pemkab Cianjur

Unik, Warga Cianjur Cukup Baca Pancasila untuk Dapat Pengobatan Gratis

20 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Pengobatan Gratis

Usai Kemarau Panjang, BPBD Cianjur Ingatkan Warga Waspadai Longsor dan Banjir

20 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Bencana di cianjur

DPRD Cianjur Raih Peringkat II Nasional Pengelolaan JDIHN Kategori DPRD Kabupaten

20 Agustus 2026 - 08:26 WIB

jdihn

Dari Cianjur, Polri Tanam Bawang Putih Serentak di 14 Kabupaten Jabar, Target Swasembada 2029

19 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Bawang putih cianjur
Trending di Berita