Menu ✖

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

63 Warga Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

badge-check

63 Warga Cianjur Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG Perbesar

Cianjur, CIANJUR TIMES – Sebanyak 63 warga di Kabupaten Cianjur diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan melalui posyandu di Kecamatan Leles. Mayoritas korban merupakan balita dan ibu menyusui.

Kasus dugaan keracunan MBG di Cianjur ini terjadi dalam rentang waktu Rabu hingga Jumat, 15–17 April 2026, di dua desa yakni Sukasirna dan Purabaya.

BACA JUGA : Buntut Keracunan Massal, Satgas Hentikan Operasional Tiga Dapur MBG di Cianjur

Kepala Puskesmas Leles, Tedi Nugraha, mengatakan awalnya warga mengeluhkan gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

“Awalnya ada yang datang ke bidan desa dan klinik. Setiap harinya ada belasan orang. Puncaknya terjadi pada Jumat malam hingga puluhan orang,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Menurutnya, total korban mencapai 63 orang dengan gejala serupa, seperti mual, pusing, muntah, dan diare.

“Mayoritas balita dan ibu menyusui, ada juga beberapa siswa. Gejalanya kebanyakan mual dan muntah,” tambahnya.

Tedi menjelaskan sebagian pasien telah pulang setelah kondisinya membaik, namun masih ada beberapa yang menjalani perawatan.

“Sebagian sudah dipulangkan, tinggal beberapa yang masih dirawat,” katanya.

Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti dari gejala yang para korban alami.

“Kami belum bisa memastikan apakah murni dari menu MBG atau ada faktor lain,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Uji Sampel Makanan MBG dan Pasien

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, I Made Setiawan, mengatakan pihaknya telah mengambil sampel untuk dilakukan uji laboratorium.

“Sampel yang tersisa berupa susu, dan kami juga mengambil sampel muntahan pasien. Ini akan diuji untuk memastikan penyebabnya,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Leles, Segi Tabah Hermansyah, menyebut pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan karena adanya kekhawatiran jumlah korban dari keracunan menu MBG ini bisa bertambah.

“Saya masih dalam perjalanan ke lokasi. Akan kami data kembali apakah jumlahnya tetap 63 orang atau bertambah,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita