Menu ✖

Mode Gelap
Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

Berita

Pedagang Keliling yang Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia

badge-check

Pedagang Keliling yang Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia Perbesar

CIANJUR TIMES, Cikalongkulon – Seorang pedagang keliling yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga tenggelam di Waduk Cirata ditemukan meninggal dunia pada Rabu (29/7/2026) pagi setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak sehari sebelumnya.

Korban diketahui bernama Cece (31), warga Kampung Tabrik RT 06/RW 03, Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur. Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat beraktivitas menggunakan perahu kecil di perairan Waduk Cirata, tepatnya di sekitar wilayah Desa Cijambu, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, yang berbatasan dengan Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.

Kapolsek Cikalongkulon AKP Arip Titim Firmanto mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 07.40 WIB. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Korban berhasil ditemukan pada pukul 07.40 WIB dalam keadaan meninggal dunia, sekitar 300 meter dari lokasi awal diduga tenggelam. Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar AKP Arip Titim Firmanto, Rabu (29/7/2026).

Operasi Pencarian Korban Tenggelam Telah Selesai

Ia menjelaskan, proses evakuasi selesai sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah seluruh tahapan penanganan selesai tim gabungan lakukan, operasi pencarian resmi berhenti setelah penemuan korban.

“Dengan telah ditemukannya korban dan teridentifikasi dalam keadaan meninggal dunia, operasi SAR resmi kami tutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian melaksanakan debriefing dan kembali ke kesatuan masing-masing,” katanya.

Operasi pencarian melibatkan 37 personel gabungan dari Basarnas, Polsek Maniis, Polsek Cikalongkulon, Satpolair Polres Cianjur, BPBD, Damkar, Satpol PP, relawan Retana Ciranjang, serta Pramuka Cikalongkulon. Tim juga mengerahkan tiga perahu karet (LCR), kendaraan rescue, perlengkapan penyelamatan air, dan perangkat komunikasi. Selain itu juga alat pelindung diri untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi.

AKP Arip menambahkan, selama proses pencarian hingga evakuasi berlangsung, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan para relawan. Yang telah bekerja sama dalam proses pencarian hingga korban berhasil kita temukan. Kami juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban,” pungkasnya.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Selasa (28/7/2026) dini hari saat berjualan menggunakan perahu kecil. Berdasarkan hasil asesmen awal, perahu yang digunakan korban diduga menabrak pancuh atau bambu penanda di jalur perairan hingga kehilangan keseimbangan dan terbalik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal

3 Oktober 2026 - 04:16 WIB

sekolah

NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana

1 Oktober 2026 - 13:24 WIB

NCI

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community
Trending di Berita