CIANJUR TIMES, Cikalongkulon – Seorang pedagang keliling yang berjualan menggunakan perahu kecil dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di perairan Waduk Cirata, Selasa (28/7/2026) dini hari. Hingga Selasa siang, tim gabungan bersama warga masih melakukan pencarian terhadap korban.
Berdasarkan informasi yang Cianjur Times dapatkan dari laporan kepolisian dan tim relawan, korban bernama Gece, laki-laki, warga Desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur.
Kapolsek Cikalongkulon AKP Arip Titim Firmanto mengatakan pihaknya menerima laporan dugaan orang tenggelam sekitar pukul 08.00 WIB. Perkiraan terjadinya peristiwa tersebut sekitar pukul 01.00 WIB saat korban sedang berjualan menggunakan perahu kecil di perairan Waduk Cirata.
“Korban merupakan pedagang keliling yang beraktivitas menggunakan perahu kecil. Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat korban melintas di perairan Waduk Cirata,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, dugaan awal mengarah pada perahu yang korban gunakan menabrak pancuh atau bambu penanda yang berada di jalur perairan. Benturan tersebut menyebabkan perahu kehilangan keseimbangan hingga terbalik dan korban terjatuh ke dalam air.
“Korban diduga tenggelam setelah perahu yang digunakannya terbalik. Hingga saat ini korban masih dalam pencarian dan belum ditemukan,” kata AKP Arip.
Dua saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, yakni Muhamad Arfan (45) dan Sutarman (57), telah petugas mintai keterangan. Keduanya berprofesi sebagai pemancing.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Cikalongkulon bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen, mengamankan area kejadian, serta meminta keterangan dari para saksi.
“Kami telah menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, mengamankan TKP, memeriksa saksi-saksi, dan melaporkan perkembangan kejadian kepada pimpinan. Saat ini proses pencarian korban masih terus tim gabungan lakukan,” tambahnya.
Tim Gabungan Lakukan Operasi Pencarian Korban Tenggelam
Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya Satpol PP, Pemerintah Desa, masyarakat setempat, serta Komunitas Penyelamat Air (KOPANSA). Tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan menyiapkan proses evakuasi apabila korban berhasil tim temukan.
Ketua KOPANSA, Kurniawan, mengatakan pihaknya masih terus membantu proses pencarian bersama warga di sekitar Waduk Cirata.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan Waduk Cirata agar selalu mengutamakan keselamatan. Terutama saat menggunakan perahu pada malam hari, guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa.
Hingga berita ini tayan, petugas masih belum menemukan korban dan tim gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.***










