Menu ✖

Mode Gelap
Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

Berita

Longsor Cibinong Putuskan Akses Antardesa, Warga Diminta Waspada Longsor Susulan

badge-check

Longsor Cibinong Putuskan Akses Antardesa, Warga Diminta Waspada Longsor Susulan Perbesar

CIANJUR TIMES – Bencana longsor Cibinong kembali melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). Tebing setinggi sekitar 100 meter runtuh setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Cibinong selama lebih dari dua jam. Akibatnya, akses jalan penghubung antardesa terputus total dan sejumlah lahan pertanian tertimbun material tanah.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat.

“Petugas sudah meluncur ke lokasi guna melakukan pendataan dan penanganan cepat. Laporan sementara, selain menimpa sawah, longsor juga memutus akses jalan penghubung antardesa,” kata Asep.

Ia menambahkan, longsor yang terjadi di Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong, menimbun sekitar satu hektare area persawahan. Kondisi itu membuat aktivitas warga terganggu karena jalur utama menuju desa lain tidak bisa warga lalui.

“Kami imbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta segera mengungsi atau mencari tempat aman ketika terjadi bencana karena cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Cimaskara, Dikdik, menyebutkan bahwa material longsor juga menutup jalan lingkungan di sekitar permukiman. Hingga saat ini, pembersihan belum bisa terlaksana karena masih terdapat potensi longsor susulan.

“Sampai saat ini belum ada upaya pembersihan, sehingga warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas karena ditakutkan terjadi longsor susulan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, aparat desa bersama relawan telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kecamatan dan BPBD Cianjur untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami bersama aparat desa dan relawan disiagakan di perkampungan yang terletak di bawah area persawahan guna memantau situasi dan segera melakukan evakuasi ketika longsor mengancam perkampungan,” kata Dikdik.

Petugas gabungan kini menyiapkan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertutup material tanah dan batu. Sementara itu, warga di sekitar area rawan longsor tetap harus waspada mengingat potensi hujan lebat masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal

3 Oktober 2026 - 04:16 WIB

sekolah

NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana

1 Oktober 2026 - 13:24 WIB

NCI

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community
Trending di Berita