Menu

Mode Gelap
50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Hari ke-10, Kebakaran Gunung Gede Padam, Petugas Masih Temukan 7 Titik Asap Hari Pramuka, Jabar Inspiratif Dorong Generasi Muda Cianjur Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Apel Kebangsaan di Cianjur, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI MENDADAK DJ, Musisi Elektronik Asal Cianjur yang Ingin Mengubah Stigma Profesi DJ Tukang Ojek di Cibeber Cianjur Diserang Saat Pulang, Alami Luka Serius dan Motor Hilang

Berita

Anggaran Rp293 Miliar, Program UHC Cianjur Dikritik Tak Punya Alur Jelas

badge-check

ilustrasi Perbesar

ilustrasi

CIANJUR TIMES, Cianjur – Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Cianjur mendapat sorotan tajam. Cianjur Government Watch (CGW) menilai program layanan kesehatan gratis bermodal KTP itu belum memiliki alur teknis yang jelas, meski didukung anggaran besar.

Pemerintah Kabupaten Cianjur sendiri mengalokasikan dana sebesar Rp293,6 miliar pada 2026 melalui Dinas Kesehatan untuk memperluas jangkauan perlindungan kesehatan masyarakat.

Untuk mencapai status UHC, suatu daerah harus memiliki minimal 95 persen penduduk terdaftar BPJS, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 80 persen.

BACA JUGA : Data Pusat Berkurang, Status UHC Prioritas Cianjur Berada dalam Ancaman

Namun, Koordinator Advokasi CGW, Ilyas (Apung), menilai kesiapan sistem di Cianjur belum sejalan dengan target tersebut.

“Secara teknis, kami melihat belum ada road map yang jelas terkait skema pelaksanaan UHC di Cianjur,” ujar Ilyas, Rabu (29/4/2026).

CGW : Warga Tidak Tahu Sudah Terdaftar

Ilyas mengungkapkan, hasil penelusuran ke Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan menunjukkan adanya persoalan pada tahap operasional.

Ia menyebut banyak warga yang sebenarnya sudah didaftarkan, namun tidak mengetahui status kepesertaannya karena minim sosialisasi.

“Banyak masyarakat tidak tahu bahwa dirinya sudah didaftarkan. Akibatnya, mereka tidak memahami cara memanfaatkan layanan saat sakit,” katanya.

Anggaran Besar Berisiko Tidak Efektif

CGW menilai kondisi ini berpotensi membuat anggaran ratusan miliar tidak memberikan dampak optimal bagi masyarakat.

Menurut Ilyas, tanpa alur pelayanan yang jelas dan transparan, manfaat program tidak akan terasa oleh masyarakat Cianjur secara maksimal.

“Jika tidak ada pembenahan, anggaran hampir Rp300 miliar itu tidak akan sebanding dengan manfaat yang masyarakat terima,” tegasnya.

Janji Layanan KTP Terancam Tak Terealisasi

Ia juga menyoroti komitmen pemerintah daerah yang ingin mempermudah akses layanan kesehatan cukup dengan KTP.

Namun, tanpa sistem yang matang, CGW menilai target tersebut sulit terwujud.

“Keinginan agar masyarakat cukup menggunakan KTP untuk berobat terancam tidak terealisasi,” ujarnya.

Hingga berita ini tayang, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik tersebut.

Masyarakat pun masih menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memperjelas skema layanan UHC agar benar-benar dapat masyarakat manfaatkan secara luas.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

16 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Paskibraka cianjur

Hari ke-10, Kebakaran Gunung Gede Padam, Petugas Masih Temukan 7 Titik Asap

15 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Kebakaran Gunung

Hari Pramuka, Jabar Inspiratif Dorong Generasi Muda Cianjur Perkuat Karakter dan Kepemimpinan

15 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Apel Kebangsaan di Cianjur, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI

14 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Apel Kebangsaan

MENDADAK DJ, Musisi Elektronik Asal Cianjur yang Ingin Mengubah Stigma Profesi DJ

14 Agustus 2026 - 19:59 WIB

mendadak dj
Trending di Berita