Menu

Mode Gelap
Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat Sehari Setelah Dicopot Presiden Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hendayana Ditahan Kejagung

Berita

Empat Kali Kejadian Keracunan, Masalah Program MBG di Cianjur Mendesak untuk Dievaluasi

badge-check


					Ilustrasi dibuat AI Perbesar

Ilustrasi dibuat AI

CIANJUR TIMES – Serangkaian insiden keracunan yang diduga dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, memicu desakan evaluasi menyeluruh dari DPRD dan mahasiswa di Kabupaten Cianjur. Tercatat, lebih dari 100 siswa telah menjadi korban dalam empat peristiwa berbeda.

​Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, menegaskan bahwa serentetan kejadian ini adalah peristiwa luar biasa yang tidak boleh dianggap sepele. Ia meminta semua pihak yang terlibat dalam program MBG untuk segera mencari tahu penyebab pasti dari kasus-kasus tersebut.

​”Ini kejadian luar biasa yang harus mendapat perhatian erius. Harus tahu apa penyebab pastinya? Kenapa bisa terjadi peristiwa ini secara berturut-turut?” kata Metty.

​Selain evaluasi teknis, Metty juga menyoroti perlunya perhatian pada kondisi psikologis siswa pasca-kejadian.

“Jangan sampai mereka trauma dengan makanan dari program MBG ke depannya. Hal ini terkadang luput, semua fokus pada peristiwa tapi tidak ada penanganan lanjutan,” tambahnya.

​Tuntutan Mahasiswa: Hentikan Sementara Program dan Beri Kompensasi

​Desakan serupa juga datang dari kalangan mahasiswa. Agus Rama Tunggara, seorang mahasiswa Cianjur, berpendapat bahwa empat insiden keracunan menjadi bukti bahwa program pusat ini belum berjalan baik di daerah. Menurutnya, evaluasi saja tidak cukup.

​”Hentikan sementara programnya selama proses evaluasi. Jangan sampai anak-anak Cianjur terus jadi korban,” tegas Rama.

​Ia juga mendesak adanya kompensasi bagi para korban dan mengancam akan menggelar unjuk rasa jika pemerintah daerah mengabaikan tuntutan mereka.

​Empat Insiden Masalah Program MBG di Cianjur yang Terjadi

​Berikut adalah empat insiden keracunan yang tercatat dan menyoroti masalah Program MBG di Cianjur:

  • 11 September 2025: 36 siswa SDN Salakawung dan SMP Budi Luhur mengalami gejala keracunan.
  • 3 September 2025: 9 siswa MTs Islamiyah Sayang mengalami mual dan muntah.
  • 20 Agustus 2025: 12 santriwati Pondok Pesantren Darul Quran harus mendapat perawatan di puskesmas.
  • April 2025: 78 siswa MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI Cianjur mengalami keracunan massal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur

Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

6 Juni 2026 - 20:10 WIB

dapur MBG Cianjur

Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat

5 Juni 2026 - 19:24 WIB

kepulangan jemaah haji cianjur
Trending di Berita