Menu ✖

Mode Gelap
Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

Berita

Sinergi Polsek Warungkondang dan Petani Berbuah Panen 6 Ton Jagung di Gekbrong

badge-check

Sinergi Polsek Warungkondang dan Petani Berbuah Panen 6 Ton Jagung di Gekbrong Perbesar

CIANJUR TIMES, Gekbrong – Program ketahanan pangan yang didukung jajaran Polri kembali menunjukkan hasil positif di Kabupaten Cianjur. Kali ini, Kelompok Tani Kayu Manis di Desa Kebonpeuteuy, Kecamatan Gekbrong, berhasil memanen sekitar 6 ton jagung pipil kering dari lahan seluas 2 hektare yang mendapat pendampingan dari Polsek Warungkondang.

Panen jagung hibrida tersebut berlangsung di Kampung Barukusuma RT 02/RW 01, Desa Kebonpeuteuy. Sebanyak 32 petani yang tergabung dalam kelompok tani tersebut terlibat dalam pengelolaan lahan sejak masa tanam hingga panen.

Kapolsek Warungkondang, Kompol Tedi Setiadi, mengatakan pihaknya terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada petani di wilayah hukum Polsek Warungkondang.

BACA JUGA : Polsek Mande Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Desa Jamali Panen Jagung Hibrida

“Kegiatan berjalan aman dan kondusif. Kami terus melakukan pendampingan kepada petani mulai dari proses tanam hingga panen agar hasil yang diperoleh maksimal,” ujar Tedi, Selasa (7/4/2026).

Jagung hibrida tersebut mulai masa penanaman pada 2 Februari 2026. Selama masa pertumbuhan tanaman, personel Bhabinkamtibmas secara rutin melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan petani guna memastikan proses budidaya berjalan lancar.

Polri Dukung Swaembada Pangan

Menurut Tedi, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari program Polri Penggerak Ketahanan Pangan yang bertujuan mendukung swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Polsek Warungkondang akan terus mendampingi petani mulai tanam sampai panen agar hasil maksimal dan kesejahteraan petani meningkat,” katanya.

Dalam kegiatan panen tersebut, sejumlah personel turut mendampingi Kapolsek, di antaranya Aiptu Teguh Waluyo, Aipda Sugeng Supriyadi, dan Bhabinkamtibmas Desa Kebonpeuteuy Aiptu Andi Subandi. Kehadiran jajaran kepolisian mendapat sambutan positif dari Ketua Kelompok Tani Kayu Manis, Oi, bersama para anggota kelompok tani.

Tedi menilai keberhasilan panen jagung di lahan non-baku sawah tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain. Khusunya dalam memanfaatkan lahan produktif untuk mendukung ketahanan pangan.

“Program ini juga menjadi bukti sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Cianjur,” ujarnya.

Hasil panen jagung pipil kering tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak serta kebutuhan industri lokal. Harapannya, hal tersebut dapat memberikan nilai ekonomi bagi para petani sekaligus mendukung stabilitas pasokan komoditas di daerah.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal

3 Oktober 2026 - 04:16 WIB

sekolah

NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana

1 Oktober 2026 - 13:24 WIB

NCI

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community
Trending di Berita