Menu

Mode Gelap
Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat Sehari Setelah Dicopot Presiden Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hendayana Ditahan Kejagung

Berita

Keterbatasan Ruang Kelas, Siswa SDN Karyajaya Belajar Lesehan di Musala

badge-check


					Keterbatasan Ruang Kelas, Siswa SDN Karyajaya Belajar Lesehan di Musala Perbesar

CIANJUR TIMES – Keterbatasan ruang kelas memaksa siswa-siswi SDN Karyajaya di Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, harus belajar di musala. Kondisi ini sudah berlangsung selama tiga tahun terakhir dan dialami oleh siswa kelas 2 dan 3.

Karena tak ada meja dan kursi, para siswa ini harus mengikuti pembelajaran dengan cara lesehan di dalam ruangan musala yang sempit. Situasi ini tentu menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pelajar.

Guru SDN Karyajaya, Ido Sutarman, menjelaskan bahwa keterbatasan ruangan membuat proses belajar mengajar tidak optimal. Siswa kelas 2 dan 3 terpaksa bergantian memanfaatkan ruang musala agar pembelajaran tetap berjalan.

“Jumlah ruangan kelas sangat terbatas. Karena itu, bagi siswa kelas 2 dan 3 bergantian belajar di musala setiap seminggu sekali,” ujarnya, Rabu (30/7).

Saat ini, SDN Karyajaya memiliki 261 siswa. Jumlah ini terus meningkat setiap tahun, namun sayangnya tidak dibarengi dengan penambahan jumlah ruangan kelas. Akibatnya, ruang kelas yang ada tidak mampu menampung seluruh siswa.

Ido berharap pemerintah dapat segera turun tangan mencari solusi untuk kondisi ini. Ia sangat mengharapkan bantuan untuk penambahan bangunan ruang kelas, agar siswa dan guru bisa lebih nyaman melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

“Mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah daerah ataupun pemerintah provinsi,” pungkasnya, berharap kondisi ini segera mendapat perhatian dan penanganan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur

Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

6 Juni 2026 - 20:10 WIB

dapur MBG Cianjur

Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat

5 Juni 2026 - 19:24 WIB

kepulangan jemaah haji cianjur
Trending di Berita