Menu

Mode Gelap
Usai Berselisih dengan Perusahaan, Eks Driver QL Agrofood Cianjur Pilih Menjadi Trader Saham Pedagang Keliling Diduga Tenggelam di Waduk Cirata, Tim Gabungan Lakukan Pencarian Realisasi Investasi Cianjur Semester I 2026 Capai Rp1,33 Triliun, Industri Pengolahan Masih Mendominasi Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Dokumentasikan Pengecoran Jalan di Curug Opat Oknum ASN Tersangka Kekerasan Seksual Sesama Jenis Terancam Dipecat Oknum ASN Dinkes Cianjur Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual Sesama Jenis, Korban Diiming-imingi Lolos Jadi PNS

Berita

Puting Beliung Landa Cianjur, Puluhan Rumah Rusak Parah

badge-check

Dampak angin puting beliung di Kecamatan Gekbrong. (Foto : Istimewa) Perbesar

Dampak angin puting beliung di Kecamatan Gekbrong. (Foto : Istimewa)

CIANJURTIMES, Cianjur – Angin puting beliung timbulkan kerusakan parah pada puluhan rumah warga di dua kecamatan di Kabupaten Cianjur, Rabu (8/1/2025).

Kejadian ini menambah deretan panjang bencana alam yang menimpa wilayah Cianjur dalam beberapa bulan terakhir.

Berdasarkan laporan yang Cianjur Times dapatkan, puting beliung pertama kali menerjang Kampung Tugu, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur sekitar pukul 14.00 WIB.

Seorang warga setempat, Yusuf Firmansyah (35), menuturkan bahwa angin kencang disertai hujan gerimis tiba-tiba berubah menjadi pusaran angin yang merusak sejumlah rumah.

“Awalnya hujan gerimis disertai angin kencang, tidak alam kemudian terjadi puting beliung yang merusak atap rumah warga,” ujar Yusuf, Rabu (8/1/2025).

Kerusakan paling parah terjadi pada tiga rumah warga. Atap rumah bahkan ada yang sampai runtuh menimpa kendaraan yang terparkir di bawahnya.

“Dua rumah kanopinya ambruk, dan satu rumah yang atapnya ambruk. Sampai atapnya itu menimpa kendaraan yang terparkir,” tambahnya.

Di sisi lain, tak lama setelah kejadian di Kampung Tugu, puting beliung juga melanda Desa Gekbrong sekitar pukul 17.00 WIB.

Camat Gekbrong, Dewi Sartika, mengungkapkan bahwa dua kampung, yakni Kampung Loji dan Perumahan Graha, menjadi sasaran amukan angin puting beliung.

“Kalau di Gekbrong kejadian sekitar jam 17.00 WIB. Ada dua kampung yang terdampak. Dan ini sudah kejadian kedua kalinya, tiga pekan lalu juga terjadi puting beliung yang merusak belasan rumah,” kata Dewi.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 42 rumah di Desa Gekbrong mengalami kerusakan. Satu di antaranya mengalami kerusakan paling parah dengan atap rumah yang ambruk seluruhnya.

“Di Kampung Loji ada 16 rumah rusak dan di Perum Graha ada 26 rumah rusak. Total 42 rumah rusak, yang satu rusak berat,” jelasnya.

Dampak Luas dan Upaya Penanganan

Bencana puting beliung ini menimbulkan dampak yang cukup luas bagi masyarakat Cianjur. Selain kerusakan rumah, sejumlah pohon tumbang dan mengganggu jaringan listrik akibat bencana ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Wijaya, mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim untuk melakukan asesmen dan pendataan terhadap jumlah rumah yang rusak serta kebutuhan mendesak para korban.

“Terjadinya di beberapa titik, jadi kami masih tunggu laporan dari petugas yang turun ke lapangan,” kata Asep.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Usai Berselisih dengan Perusahaan, Eks Driver QL Agrofood Cianjur Pilih Menjadi Trader Saham

28 Juli 2026 - 20:24 WIB

trader saham

Pedagang Keliling Diduga Tenggelam di Waduk Cirata, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

28 Juli 2026 - 19:12 WIB

tenggelam di waduk cirata

Realisasi Investasi Cianjur Semester I 2026 Capai Rp1,33 Triliun, Industri Pengolahan Masih Mendominasi

28 Juli 2026 - 18:32 WIB

Mahasiswa KKN IAI Al-Azhary Dokumentasikan Pengecoran Jalan di Curug Opat

27 Juli 2026 - 20:40 WIB

mahasiswa KKN IAI Al-Azhary

Oknum ASN Tersangka Kekerasan Seksual Sesama Jenis Terancam Dipecat

27 Juli 2026 - 20:06 WIB

BKPSDM
Trending di Berita