CIANJUR TIMES, Cianjur — Pemerintah Kabupaten Cianjur memastikan tiga siswi SMA yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tetap mendapatkan hak pendidikan dan dapat melanjutkan sekolah.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan pemerintah daerah juga akan memberikan pendampingan dan pemulihan kepada para korban.
“Kami sangat prihatin dan tentu menyayangkan kejadian tersebut,” ujar Wahyu, Selasa (6/10/2026).
Menurut Wahyu, ketiga siswi tersebut merupakan korban yang membutuhkan perlindungan dan pendampingan. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak menyalahkan para korban atas kasus yang menimpa mereka.
“Jangan salahkan mereka, karena mereka merupakan korban,” tuturnya.
Wahyu menegaskan Pemkab Cianjur akan memastikan para korban tetap memperoleh hak pendidikan selama menjalani proses pendampingan dan pemulihan.
“Mereka anak-anak kita yang harus kita selamatkan masa depannya. Kami akan pastikan mereka tetap mendapatkan hak pendidikan, melanjutkan sekolahnya,” kata dia.
Selain memastikan keberlanjutan pendidikan, Pemkab Cianjur akan memperkuat upaya pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terjadi. Upaya tersebut akan melibatkan lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
“Tentu tidak hanya berhenti pada kasus ini. Perlu dilakukan pencegahan secara masif agar tidak terulang lagi,” ujar Wahyu.
Menurutnya, perubadanya penguatan edukasi dan literasi digital bagi anak serta orang tua. Pemahaman tersebut mencakup cara mengenali modus perekrutan dan eksploitasi seksual yang memanfaatkan media sosial.
Pemkab Cianjur juga akan memperkuat koordinasi lintas instansi, antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Satpol PP, serta aparat penegak hukum.
“Semua lini harus digerakkan untuk melakukan pencegahan dan penanganan secara terpadu,” kata Wahyu.
Sebelumnya, Polres Cianjur mengungkap dugaan TPPO yang melibatkan tiga siswi SMA sebagai korban. Polisi telah mengamankan dua tersangka dalam perkara tersebut dan proses penyidikan masih berlangsung.***

















