Menu

Mode Gelap
19 Siswa SD di Pagelaran Alami Gejala Keracunan, Polisi Selidiki Penyebabnya Akses Rusak dan Harga Elpiji Rp40 Ribu, Desa di Cianjur Ini Jadi Satu-satunya Desa Tertinggal di Jabar Perumdam Cianjur Beri Diskon Bayar Tagihan Air di Tokopedia Selama Mei 2026 Jabar Bergerak Zillenial Cianjur Tanam 60 Pohon Endemik di Kawasan TNGGP 1.500 Guru Honorer Cianjur Masih Menunggu Kepastian Status PPPK Musim Hujan, Sungai Cikundul Cianjur Dipenuhi Sampah Kiriman hingga Timbulkan Bau Menyengat

Berita

Cegah Kekerasan Terhadap Anak, DPPKBP3A Luncurkan Program Inovatif TAUC-0

badge-check


					Cegah Kekerasan Terhadap Anak, DPPKBP3A Luncurkan Program Inovatif TAUC-0 Perbesar

CIANJUR – Sebagai upaya mencegah kekerasan dan perkawinan anak, Forum Anak Cianjur (FAC) meluncurkan program inovatif Bernama Taman Anak untuk Cianjur Nol Kekerasan dan Kawin Anak (TAUC-0).

Kabid PPPA Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Cianjur, Tenti Maryanti menilai, program tersebut merupakan langkah karena adanya peningkatan kasus kekerasan terhadap anak (KTA).

“Kenakalan remaja dan masih terjadinya pernikahan usia anak di Kabupaten Cianjur. Dari hasil telaahan salah satu penyebabnya adalah banyaknya waktu luang anak yang tidak dimanfaatkan untuk kegiatan positif,” ujarnya, Rabu (10/7/2024).

BACA JUGA : Kolaborasi Pentahelix, Sinergi DPPKBP3A dan YAG Cianjur Cegah Perkawinan Anak

Menurutnya, program TAUC-0 bertujuan untuk memberikan wadah bagi anak agar mereka dapat menghabiskan waktu luang dengan kreativitas dan aktivitas positif. Termasuk yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

Tenti juga menyebut, perancangan kegiatan ini juga untuk mengurangi risiko terjadinya kekerasan, kenakalan dan pernikahan di bawah umur serta memperkaya pengetahuan.

“Melalui kegiatan yang positif. Beberapa di antara kegiatannya adalah sosialisasi, permainan edukasi dan permainan gembira, olah raga, kesenian dan lain lain,” paparnya.

Ia berharap ke depannya program TAUCO-0 ini bisa berjalan lancar. Selain itu dapat menjadi salah satu program dalam mengurangi fenomena yang terjadi saat ini.

“Dengan program ini, semoga bisa berjalan dan dapat mengurangi fenomena yang saat ini terjadi seperti kekerasan dan penikahan anak,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

19 Siswa SD di Pagelaran Alami Gejala Keracunan, Polisi Selidiki Penyebabnya

13 Mei 2026 - 17:57 WIB

keracunan makanan

Akses Rusak dan Harga Elpiji Rp40 Ribu, Desa di Cianjur Ini Jadi Satu-satunya Desa Tertinggal di Jabar

12 Mei 2026 - 19:55 WIB

desa sukaraharja

Perumdam Cianjur Beri Diskon Bayar Tagihan Air di Tokopedia Selama Mei 2026

12 Mei 2026 - 11:44 WIB

perumdam tirta mukti cianjur

Jabar Bergerak Zillenial Cianjur Tanam 60 Pohon Endemik di Kawasan TNGGP

12 Mei 2026 - 09:16 WIB

Jabar Bergerak Zillenial Cianjur

1.500 Guru Honorer Cianjur Masih Menunggu Kepastian Status PPPK

12 Mei 2026 - 08:57 WIB

guru honorere cianjur
Trending di Berita