Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Pemkab Cianjur Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan

badge-check

Pemkab Cianjur Larang Tempat Hiburan Malam Beroperasi Selama Ramadan Perbesar

CIanjur Times – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melarang seluruh operasional Tempat Hiburan Malam di Cianjur selama bulan suci Ramadan. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga kekhusyukan umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa di wilayah Cianjur.

Bupati Cianjur, Muhammad Wahyu Ferdian, menegaskan bahwa Ramadan merupakan bulan yang sangat sakral. Mengingat mayoritas penduduk Cianjur adalah muslim, pemerintah merasa perlu menghentikan sementara aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan ibadah.

“Pastinya untuk tempat hiburan malam ditutup sementara selama bulan Ramadan,” ujar Wahyu saat memberikan keterangan di Mall Pelayanan Publik, Jalan Mangunsarkoro, Rabu (18/2).

Ancaman Sanksi dan Pengawasan Berkala

Pemerintah daerah tidak main-main dalam menegakkan aturan ini bagi pengelola Tempat Hiburan Malam di Cianjur. Tim gabungan akan melakukan pemeriksaan secara rutin ke berbagai titik lokasi untuk memastikan kepatuhan para pemilik usaha hiburan.

Pihak pemkab juga menyiapkan sanksi berat bagi mereka yang mencoba melanggar aturan operasional tersebut. Sanksi tegas berupa pencabutan izin operasional secara permanen menanti para pengusaha yang tetap membandel dan beroperasi selama bulan suci.

“Kalau membandel, tetap beroperasi saat Ramadan, kami akan berikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Wahyu terkait pengawasan terhadap sektor hiburan malam.

Aturan Warung Nasi dan Larangan Aksi Sweeping

Selain menyasar sektor hiburan, Bupati Wahyu juga mengatur operasional rumah makan dan penjual makanan di siang hari. Ia menghimbau agar pedagang tidak berjualan secara terbuka guna menghormati warga yang sedang berpuasa.

Para pemilik warung nasi tetap diperbolehkan melayani masyarakat yang tidak berpuasa, namun dengan catatan aktivitas berjualan harus secara tertutup. Jam operasional yang Pemkab sarankan adalah menjelang waktu berbuka puasa agar tetap tertib dan kondusif.

“Silakan berjualan di jam-jam yang sudah ditentukan, seperti menjelang waktu berbuka. Kalaupun ada yang berjualan untuk melayani masyarakat yang tidak berpuasa, lakukan secara tertutup,” kata Wahyu.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar tidak melakukan aksi sweeping atau penyisiran secara mandiri terhadap warung-warung makan. Jika warga menemukan pelanggaran, Wahyu meminta untuk melaporkannya kepada petugas berwenang agar segera mendapatkan penindakan secara resmi.

“Tidak usah ada sweeping warung makan. Laporkan jika memang ada yang buka secara terang-terangan, biar nanti petugas yang memberikan peringatan atau penindakan,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

17 Okt 2026 - 17:40 WIB

Polisi Amankan 32 Pelajar Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Cibeber Cianjur

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

16 Okt 2026 - 15:45 WIB

Aliansi BEM Cianjur dan Polres Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Haurwangi

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

16 Okt 2026 - 14:00 WIB

Ngerayap Community Indonesia Gelar Aksi Bersih Masjid dan Santunan di Cianjur

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

15 Okt 2026 - 20:46 WIB

Nelayan Cidaun Cianjur Hilang saat Melaut, Tim SAR Lakukan Pencarian

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap

15 Okt 2026 - 16:53 WIB

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap
Trending di Berita