Menu ✖

Mode Gelap
Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

Berita

Diterjang Luapan Kali Cibuni, Jembatan Putus di Pagermaneuh Lumpuhkan Akses Warga

badge-check

Jembatan Putus total di Pagermaneuh, Cianjur, usai diterjang luapan Kali Cibuni. Akses tiga desa terputus. (foto : cianjurtimes.om/Ario) Perbesar

Jembatan Putus total di Pagermaneuh, Cianjur, usai diterjang luapan Kali Cibuni. Akses tiga desa terputus. (foto : cianjurtimes.om/Ario)

CIANJUR TIMES – Hujan deras memicu bencana serius di Cianjur Selatan. Sebuah jembatan putus yang melintasi Kali Cibuni di Kampung Pagermaneuh, Desa Pagermaneuh, Kecamatan Tanggeung, ambruk pada Selasa (11/11/2025) pagi. Bencana ini memutuskan akses vital yang selama ini menghubungkan tiga desa di Kecamatan Tanggeung dan bahkan akses menuju Kecamatan Kadupandak.

Relawan Tanggap Bencana (Retana) Desa Pagermaneuh, Jamal Mirdad, membenarkan kejadian ini. Jembatan runtuh sekitar pukul 09.30 WIB setelah air Kali Cibuni meluap terlalu besar dan menerjang fondasi jembatan tanpa henti.

“Air meluap sangat besar sejak pagi. Jembatan akhirnya putus. Ini menjadi masalah besar karena jembatan tersebut merupakan urat nadi yang menghubungkan Desa Karang Tengah, Desa Rawa Gede, dan juga akses ke Kecamatan Kadupandak,” ujar Jamal Mirdad dalam laporannya, Selasa sore.

Jamal menjelaskan, luapan air sungai yang ekstrem tersebut merupakan penyebab utama putusnya jembatan di Kampung Pagermaneuh RT 02/RW 01 tersebut. Pihak desa menerima laporan kejadian sekitar pukul 16.30 WIB dan segera mengambil langkah penanganan darurat.

Dampak Fatal, Jembatan Putus Mengisolasi Tiga Wilayah

Insiden jembatan putus ini berdampak pada terputusnya total mobilitas warga di tiga wilayah yang bergantung pada akses tersebut. Ribuan penduduk di Desa Karang Tengah dan Desa Rawa Gede kini harus mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama untuk melakukan aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja, sekolah, dan mengakses layanan kesehatan.

“Secara materiil, kerugian besar dialami masyarakat karena terganggunya jalur perekonomian. Kami bersyukur bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa,” tambahnya.

Meskipun saat ini dampak materiil berupa kerugian finansial akibat terhambatnya distribusi belum terhitung, dipastikan kondisi ini akan mengganggu rantai pasok logistik di wilayah tersebut.

Pemerintah Desa dan Retana Ambil Langkah Cepat

Menyikapi laporan segera mengenai bencana ini, Pihak Retana bersama aparat Desa Pagermaneuh segera mengambil langkah-langkah darurat. Mereka langsung berkoordinasi dengan warga setempat, Retana, dan perangkat desa untuk melakukan penanganan awal. Tim segera mengamankan lokasi jembatan putus guna mencegah warga atau kendaraan mencoba melintas dan menghindari kecelakaan susulan. Selanjutnya, pihak desa dan Retana melaporkan kejadian ini kepada atasan, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur. Laporan ini bertujuan agar BPBD segera menerjunkan tim untuk melakukan kajian cepat dan merencanakan pembangunan kembali jembatan yang berfungsi vital sebagai akses utama perekonomian lokal.

Pihaknya berharap pemerintah daerah segera merespons cepat kebutuhan jembatan permanen di atas Kali Cibuni. Jangka waktu penanganan darurat akan menentukan seberapa parah gangguan ekonomi yang harus warga hadapi. Pihak Desa Pagermaneuh dan Retana kini terus memonitor kondisi Kali Cibuni dan mengimbau masyarakat di sekitar bantaran sungai untuk selalu siaga, mengingat intensitas hujan di wilayah Cianjur Selatan masih tinggi. Warga harus menghindari aktivitas di sekitar sungai guna mengantisipasi luapan air susulan yang berbahaya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Disdikpora Cianjur Catat 921 Lulusan SMP Tak Lanjut Pendidikan Formal

3 Oktober 2026 - 04:16 WIB

sekolah

NCI dan MBM Mulai Gerakan Bersih Masjid di Cianjur, Masjid Al Hadi Jadi Lokasi Perdana

1 Oktober 2026 - 13:24 WIB

NCI

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community
Trending di Berita