Menu

Mode Gelap
Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat Sehari Setelah Dicopot Presiden Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hendayana Ditahan Kejagung

Berita

Luncurkan Universal Coverage, Pemkab Fasilitasi 40 Ribu Pekerja Rentan Masuk Jamsostek Cianjur

badge-check


					Luncurkan Universal Coverage, Pemkab Fasilitasi 40 Ribu Pekerja Rentan Masuk Jamsostek Cianjur Perbesar

CIANJUR TIMES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur mengambil langkah maju memperkuat jaring pengaman sosial dengan meluncurkan program Universal Coverage Jamsostek Cianjur bagi pekerja rentan. Program ini bertujuan memberikan perlindungan sosial menyeluruh kepada sedikitnya 40 ribu pekerja di sektor informal. Landasan hukum program ini adalah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 05 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Launching program bertajuk “Lindungi Pekerja Rentan Cianjur” ini berlangsung di Pendopo Pancaniti, Jumat (17/10/2025). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Cianjur dr. Mohamad Wahyu Ferdian, Wakil Bupati Ramzi Thebe, serta jajaran pimpinan BPJS Ketenagakerjaan dan Forkopimda.

Bupati Wahyu Ferdian menegaskan komitmen pemerintah daerah melindungi seluruh lapisan masyarakat. Ia secara khusus menepis kekhawatiran warga yang merasa kepesertaan Jamsostek Cianjur dapat memengaruhi penerimaan bantuan sosial lainnya.

“Kepada masyarakat yang mendaftar atau menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk kategori BPU (Bukan Penerima Upah), tidak perlu khawatir. Bantuan pemerintah seperti PKH maupun BPNT tidak akan hilang atau dihapus,” tegasnya.

Target Petani, Nelayan, Hingga Pedagang Kecil

Pernyataan ini bertujuan menghilangkan rasa was-was sebagian warga dan mendorong partisipasi aktif. Pemerintah berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran sekaligus partisipasi pekerja rentan, seperti petani, nelayan, pedagang kecil, dan buruh serabutan, untuk segera bergabung.

Kemudian, acara launching ini berbarengan dengan penyerahan klaim jaminan kematian kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan ini menjadi bukti nyata manfaat perlindungan sosial bagi keluarga pekerja yang mengalami musibah.

Selain itu, Pemkab juga melakukan penyerahan simbolis kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan pekerja rentan. Aksi ini menandai awal pendaftaran massal program Universal Coverage Jamsostek Cianjur. Dengan berlakunya Perda tersebut, Cianjur menunjukkan komitmen kuat mewujudkan sistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan. Pemerintah berharap tidak ada lagi warga yang bekerja tanpa jaminan keselamatan dan perlindungan sosial di masa depan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur

Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

6 Juni 2026 - 20:10 WIB

dapur MBG Cianjur

Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat

5 Juni 2026 - 19:24 WIB

kepulangan jemaah haji cianjur
Trending di Berita