Menu

Mode Gelap
Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

Berita

KKN IPB Sulap UMKM Cianjur Melek Digital, Omzet Meroket!

badge-check


					KKN IPB Sulap UMKM Cianjur Melek Digital, Omzet Meroket! Perbesar

CIANJUR TIMES – Arus digitalisasi yang makin kencang mendorong tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN IPB) University di Desa Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, Cianjur, untuk membawa perubahan signifikan. Mereka berupaya mendigitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat, dan upaya ini membuahkan hasil nyata dalam peningkatan omzet.

Program digitalisasi UMKM ini menjadi langkah awal tim KKN IPB Inovasi di Desa Bunikasih. Mereka langsung mendatangi berbagai pelaku UMKM di lokasi usaha mereka. Para pelaku UMKM ini menerima sosialisasi langsung tentang manfaat penggunaan teknologi digital, seperti Google Maps dan QRIS. Tak hanya itu, mahasiswa juga membantu pendaftaran lokasi UMKM di Google Maps. Program ini bertujuan agar calon konsumen dapat menemukan lokasi usaha pelaku UMKM melalui platform digital, sehingga memperluas jangkauan pasar dan potensi penjualan.

Digitalisasi UMKM berlanjut dengan distribusi leaflet berisi cara membuat QRIS sebagai alat pembayaran digital. Leaflet ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pembayaran cashless dan tata cara membuat QRIS melalui Gopay Merchant.

Delapan mahasiswa dari tim KKN IPB Desa Bunikasih membagi diri menjadi dua tim untuk menjangkau lebih banyak pelaku UMKM. Kedua tim berhasil mendaftarkan sebanyak 12 pelaku UMKM ke Google Maps, termasuk warung nasi, toko layangan, toko ATK, toko sayuran, toko pakan hewan, toko grosir, dan beberapa UMKM lainnya.

Respon Positif UMKM pada Kegiatan KKN IPB

Mayoritas pelaku UMKM di Desa Bunikasih memberikan respons sangat positif dan merasa terbantu dengan kegiatan digitalisasi ini. Walaupun beberapa sempat ragu karena minimnya pengetahuan tentang digitalisasi, para mahasiswa berhasil meyakinkan mereka dengan penjelasan yang baik. Kini, beberapa UMKM tersebut sudah dapat diakses melalui Google Maps.

Suami Ibu Anah, salah satu pelaku UMKM, mengungkapkan rasa syukurnya. “Semenjak ada program ini, pengalaman Bapak bertambah. Bapak ingin tahu sebenarnya. Kalau anak-anak muda sekarang kan bayar apa saja pakai Dana, QRIS. Sebetulnya Bapak juga berterima kasih atas informasi dan petunjuk ini dari adek-adek,” ujarnya.

Para mahasiswa dari Tim KKN IPB Desa Bunikasih berharap program kerja ini dapat meningkatkan kinerja para pelaku UMKM di dunia digital. Mereka menekankan bahwa dunia digital bukan hanya arus yang harus diikuti, tetapi merupakan penunjang penting dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui langkah ini, UMKM di Cianjur semakin siap bersaing di era digital.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik

8 Juni 2026 - 09:04 WIB

PPPK Sekolah Rakyat

CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas

8 Juni 2026 - 08:35 WIB

ccn

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur
Trending di Berita