Menu

Mode Gelap
Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026

Berita

Pria Ditemukan Meninggal dengan Jari Terputus di Haurwangi

badge-check

Pria Ditemukan Meninggal dengan Jari Terputus di Haurwangi Perbesar

CIANJUR TIMES – Seorang pria bernama Asep Riski (27) meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Bandung, tepatnya di Kampung Palalangon, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, pada Kamis, (10/7/2025), sekitar pukul 01.30 WIB. Korban ditemukan dengan luka di bagian kepala dan jari jempol tangan kiri putus, yang kuat dugaan akibat penganiayaan.

Kapolsek Bojongpicung, Iptu Muchtaromi membenarkan insiden ini.

“Kami menerima laporan awal adanya seorang laki-laki yang tergeletak di pinggir Jalan Raya Bandung dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini, kami tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku dan motif di balik dugaan penganiayaan ini,” ujar Iptu Muchtaromi.

Penemuan jenazah ini pertama kali dilaporkan oleh saksi bernama Kuswandi. Ia mendapatkan informasi tersebut saat berada di Kampung Panaruban, Desa Haurwangi.


Setelah pengecekan ke lokasi, Kuswandi memastikan adanya seorang pria yang sudah tak bernyawa dengan kondisi luka-luka yang mencurigakan, kemudian langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Saksi lain, Munawaroh, menjelaskan bahwa ia sempat mendengar keributan sekitar pukul 01.30 WIB, namun tidak berani keluar rumah karena takut. Ia kemudian membangunkan suaminya, Elan Suherlan, untuk memberitahukan adanya keributan tersebut.

Kemudian, polisi akhirnya mengetahui identitas korban. Pria tersebut bernama Asep Riski, warga Kampung Pasir Sereh, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, yang berprofesi sebagai wiraswasta.

Menindaklanjuti laporan ini, pihak Kepolisian Sektor Bojongpicung telah mengambil beberapa langkah, meliputi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mencari keterangan dari para saksi, menghubungi tim Inafis Polres Cianjur, serta melaporkan kejadian ini kepada pimpinan pada kesempatan pertama.

Kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan kematian ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Perkembangan lebih lanjut terkait insiden di Jalan Raya Bandung ini akan secepatnya kepolisian sampaikan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam

23 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Gereja Cianjur

DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober

23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

pilkades serentak

Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka

22 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Kecelakaan beruntun di Puncak

Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur

21 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Bank tanah

Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi

21 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Hari juang polri
Trending di Berita