CIANJUR TIMES – Menjelang tahun ajaran baru, para penjual seragam dan peralatan sekolah Cianjur merasakan lonjakan signifikan pada omzet penjualan mereka. Salah satu yang paling diuntungkan adalah Toko Saluyu 2, yang berlokasi di Jalan Siti Jenab, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, mencatat kenaikan omzet hingga tiga kali lipat.
Pemilik Toko Seragam Saluyu 2, Andi Sinardi (47), mengatakan peningkatan penjualan seragam ini hampir merata untuk jenjang SD, SMP, maupun SMA.
“Alhamdulillah, pada momen ini omzet mendadak naik tiga kali lipat karena memang banyak pembeli yang membutuhkan seragam dan peralatan sekolah,” ujar Andi, Senin (7/7/2025).
Dibandingkan hari-hari biasa, Andi menambahkan, peningkatan omzet per hari melonjak tinggi. Secara nominal, ia mampu menghasilkan sekitar Rp30 jutaan per hari dari penjualan seragam sekolah dan peralatan lainnya.
“Sekarang per harinya di momen tahun ajaran baru ini hampir naik tiga kali lipat, karena omzet mencapai Rp30 juta, sedangkan di hari biasa hanya Rp10 juta,” imbuhnya.
Andi mengungkapkan, stok barang, mulai dari seragam SD, SMP, hingga SMA, kini mulai menipis karena pelanggan menyerbu tokonya dan memborong barang-barangnya.
“Mulai pertengahan Juni, toko saya mulai banyak sekali yang beli seragam, makanya sekarang stok mulai menipis. Tapi, saya akan tetap menyediakan stok lebih banyak khusus untuk momen ini,” ucapnya.
Perlengkapan Sekolah Juga Laris Menjelang Tahun Ajaran Baru
Selain seragam, perlengkapan alat sekolah seperti sepatu, tas, dasi, topi, dan peralatan sekolah Cianjur lainnya juga laris manis. Item-item ini memang sangat siswa atau orang tua butuhkan saat momen tahun ajaran baru.
“Mayoritas pembeli memang seragam sekolah. Namun, perlengkapan lainnya juga cukup laris meskipun tidak selaris seragam, sehingga stok juga masih aman,” ungkapnya.
Andi memperkirakan momen penjualan ramai ini akan terus berlanjut hingga pekan depan, mendekati hari masuk tahun ajaran baru.
“Biasanya ini di minggu pertama sampai minggu depan terus meningkat. Tapi, ketika mendekati beberapa hari tahun ajaran baru, penjualan biasanya kembali normal,” ungkapnya.
Senada dengan Andi, Goli (58), pemilik Toko Seragam Anugerah, juga mengalami kenaikan penjualan pada momen tahun ajaran baru ini. Menurutnya, omzet per harinya kini meningkat dua kali lipat daripada hari-hari biasanya.
“Alhamdulillah, toko ramai dan penjualan meningkat. Walaupun tidak terlalu besar, tapi ini menjadi angin segar untuk para toko seragam dan peralatan sekolah,” ungkapnya.
Goli berharap penjualan tahun ini lebih meningkat lagi dibandingkan tahun sebelumnya.
“Semoga saja di tahun ini lebih meningkat lagi. Konsumen lebih banyak lagi membeli peralatan sekolah, mulai dari seragam hingga peralatan sekolah lainnya,” pungkasnya.(*)




















