Menu

Mode Gelap
Hujan Deras Picu Longsor di Batulawang Cipanas Cianjur, Dapur Warga Rusak dan Jalan Terancam Perizinan Belum Lengkap, Wisata Jamaras Agro Farm Cianjur Dipasangi Stiker Pengawasan Monyet Liar yang Serang Warga di Cibeber Cianjur Berhasil Ditangani Petugas Gas Elpiji 3 Kg Cianjur Langka, DPRD Temukan Dugaan Penyimpangan Distribusi 20 Ribu Warga Daftar SIAPKerja Cianjur, Data Penempatan di Sistem Masih Nol HUT Kebun Raya Cibodas ke-174, Revitalisasi Taman Lumut dan Konservasi Tanaman Langka Diperkuat

Berita

Pulihkan Akses Warga, Pemkab Cianjur Resmikan Dua Jembatan Penghubung Antardesa

badge-check


					Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu saat meresmikan Jembatan Gantung di Kecamatan Campaka, Senin (2/6/2025). (Foto : istimewa) Perbesar

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu saat meresmikan Jembatan Gantung di Kecamatan Campaka, Senin (2/6/2025). (Foto : istimewa)

CIANJUR TIMES – Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, baru saja meresmikan dua jembatan penghubung antardesa yang telah rampung di Kecamatan Cipanas dan Campaka. Peresmian ini mengembalikan aktivitas warga ke kondisi normal dan diharapkan mampu mendongkrak perekonomian lokal. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Cianjur dalam membangun infrastruktur vital.

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, pada Senin (2/6) menyatakan pembangunan dua jembatan yang sempat ambruk akibat bencana alam ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Cianjur, TNI, dan partisipasi aktif masyarakat.

“Hari ini, dua jembatan resmi dapat warga pergunakan kembali, yaitu Jembatan Gantung Sukaresmi di Desa Girimukti, Kecamatan Campaka, dan jembatan permanen Ciembe di Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah,” katanya.

Bupati Wahyu menjelaskan, kedua jembatan tersebut sebelumnya ambruk dan putus akibat banjir beberapa waktu lalu. Kondisi ini menghambat aktivitas warga, memaksa mereka memutar melalui jalur alternatif yang cukup jauh.

Jembatan gantung di Kecamatan Campaka kini membentang sepanjang 34 meter dengan lebar 120 sentimeter dan tinggi 5 meter. Sementara itu, jembatan Ciembe memiliki panjang 12 meter dan lebar 4 meter, dengan biaya pembangunan sebesar Rp650 juta.

“Dengan selesainya pembangunan kedua jembatan penghubung antardesa dan kecamatan itu, tidak ada lagi warga yang terisolasi. Terutama saat hujan deras turun,” tambah Bupati.

Jembatan Terbangun, Harapan Peningkatan Ekonomi dan Akses Layanan

Pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan jembatan penghubung antardesa ini secara optimal. Warga juga diharapkan menjaga jembatan dengan baik, salah satunya menyesuaikan jenis kendaraan yang melintas agar usia jembatan lebih panjang.

Keberadaan jembatan penghubung, khususnya jembatan gantung di Kecamatan Campaka yang menghubungkan antarkecamatan, dapat memperlancar berbagai aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan lintas desa.

“Kami berharap kehadiran jembatan ini meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Mempermudah anak-anak sampai ke sekolah, dan mempercepat serta mengamankan akses menuju pusat layanan kesehatan,” pungkas Bupati.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hujan Deras Picu Longsor di Batulawang Cipanas Cianjur, Dapur Warga Rusak dan Jalan Terancam

14 April 2026 - 21:05 WIB

longsor di batulawang

Perizinan Belum Lengkap, Wisata Jamaras Agro Farm Cianjur Dipasangi Stiker Pengawasan

14 April 2026 - 20:42 WIB

jamaras agro farm

Monyet Liar yang Serang Warga di Cibeber Cianjur Berhasil Ditangani Petugas

14 April 2026 - 20:01 WIB

monyet liar

Gas Elpiji 3 Kg Cianjur Langka, DPRD Temukan Dugaan Penyimpangan Distribusi

14 April 2026 - 09:41 WIB

gas elpiji 3 kg cianjur

20 Ribu Warga Daftar SIAPKerja Cianjur, Data Penempatan di Sistem Masih Nol

14 April 2026 - 09:14 WIB

SiapKerja
Trending di Berita