Cianjur Times – Jalan Raya Cianjur-Puncak di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Cianjur, terendam banjir pada Kamis (15/5/2025). Banjir yang terjadi akibat meluapnya drainase setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut menyebabkan sejumlah pengendara dan pejalan kaki terjatuh akibat kuatnya arus air.
Tedi (42), seorang warga, mengatakan bahwa hujan deras mulai mengguyur wilayah Cianjur utara sejak Kamis siang, tepatnya sekitar pukul 12.00 WIB. Satu jam kemudian, air dari saluran drainase meluap dan membanjiri jalan utama yang menghubungkan Cianjur dengan Cipanas dan Puncak.
“Banjirnya mulai sekitar pukul 13.00 WIB dengan ketinggian air mencapai 30 sentimeter,” kata Tedi pada Kamis (15/5/2025).
Menurut Tedi, banyak pengendara sepeda motor dan warga yang berjalan kaki terjatuh akibat derasnya arus air. Warga sekitar dengan sigap membantu para korban yang terjatuh di banjir jalur Puncak tersebut.
“Ada pengendara dan warga yang terjatuh karena kondisi jalannya yang menurun membuat arus air sangat kuat. Selain itu, beberapa pengendara juga mengalami motornya mogok karena air masuk ke ruang pembakaran mesin,” jelasnya.
Tedi menambahkan bahwa kejadian banjir di lokasi tersebut bukan pertama kalinya, melainkan sudah sering terjadi. “Sering sekali, setiap hujan deras pasti meluap dan membanjiri jalan,” ujarnya.
Senada dengan Tedi, Mang Cepi (30), warga lainnya, menuturkan bahwa banjir di Jalur Puncak selalu terjadi setiap kali hujan deras dan selalu mengakibatkan pengendara terjatuh.
“Kemarin juga banjir, dan hari ini banjir lagi. Setiap kali banjir, selalu ada saja pengendara yang jatuh dan motornya mogok karena berusaha menerobos banjir,” kata Mang Cepi.
Ia berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di jalur tersebut.
“Sampai sekarang belum ada langkah yang jelas, apakah drainasenya akan diperbaiki atau bagaimana. Jangan sampai ada korban jiwa dulu baru bertindak,” pungkasnya.(*)




















