Menu

Mode Gelap
Pertamina Buka Rekrutmen Magang 2026, Sediakan Lebih dari 400 Posisi untuk Fresh Graduate Konflik Libya Hambat Pemulangan PMI Asal Cianjur, Bupati Perketat Pengawasan Agen Ilegal Pohon Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Lima Orang Luka Berawal dari Hobi, Bayu Kembangkan Brand Handmade “Si Pengrajin” Produk Ekraf Cipanas yang Unik Harga Telur dan Cabai di Pasar Muka Turun, Pedagang Kaitkan dengan Liburnya Program MBG Diskon 50 Persen di TikTok, Okupansi Glamping Sevillage Puncak Penuh hingga 9 Juli

Berita

Plafon Puskesmas Sindangbarang Cianjur Ambruk, Akses PONED Sempat Tertutup

badge-check


					Plafon Puskesmas Sindangbarang Ambruk. Diduga akibat adanya korosi pada besi penyangga. (Foto : Cuplikan Video) Perbesar

Plafon Puskesmas Sindangbarang Ambruk. Diduga akibat adanya korosi pada besi penyangga. (Foto : Cuplikan Video)

Cianjur Times – Insiden plafon ambruk terjadi di selasar Puskesmas Sindangbarang, Kabupaten Cianjur. Peristiwa yang diduga akibat korosi pada besi penahan ini terjadi pada Minggu (4/5/2025) petang sekitar pukul 17.30 WIB. Meskipun tidak menimbulkan korban, akses menuju ruangan PONED (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar) Puskesmas sempat ditutup sementara untuk proses perbaikan.

Kepala Puskesmas Sindangbarang, Nanang Priatna, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, kemarin plafon selasar Puskesmas Sindangbarang ambruk. Yang ambruk bukan atapnya, melainkan plafon yang terbuat dari bahan gipsum,” jelasnya pada Senin (5/5/2025).

Lebih lanjut, Nanang Priatna mengungkapkan bahwa saat kejadian, area selasar menuju ruangan PONED dalam kondisi sepi sehingga tidak ada korban yang terluka.

“Saat plafon ambruk, tidak ada korban karena memang area tersebut tidak selalu ramai. Lebar plafon yang ambruk juga tidak terlalu besar, hanya sekitar satu meter lebih,” terangnya.

Nanang Priatna menjelaskan lebih lanjut bahwa dugaan penyebab ambruknya plafon Puskesmas Sindangbarang adalah akibat korosi pada pondasi langit-langit. Selain itu, usia bangunan puskesmas yang sudah cukup lama juga menjadi faktor kerentanan.

“Lokasi Puskesmas Sindangbarang ini berada di wilayah pesisir pantai, sehingga bangunan lebih mudah terpapar angin laut yang menyebabkan korosi lebih cepat, terutama pada atap yang menggunakan baja ringan,” katanya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak Puskesmas telah bergerak cepat untuk melakukan perbaikan.

“Kami sudah langsung menangani area plafon yang ambruk dan saat ini sedang dalam proses perbaikan. Jalur menuju PONED kami tutup sementara demi mempercepat proses perbaikan agar bisa segera berfungsi kembali. Kami juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap plafon dan bagian bangunan lainnya untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang,” pungkas Nanang Priatna.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pertamina Buka Rekrutmen Magang 2026, Sediakan Lebih dari 400 Posisi untuk Fresh Graduate

1 Juli 2026 - 21:34 WIB

recruitment pertamina 2026

Konflik Libya Hambat Pemulangan PMI Asal Cianjur, Bupati Perketat Pengawasan Agen Ilegal

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

PMI Asal Cianjur

Pohon Tumbang Timpa Tiga Kendaraan di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Lima Orang Luka

1 Juli 2026 - 19:07 WIB

pohon tumbang di cianjur

Berawal dari Hobi, Bayu Kembangkan Brand Handmade “Si Pengrajin” Produk Ekraf Cipanas yang Unik

30 Juni 2026 - 22:28 WIB

produk ekraf cipanas

Harga Telur dan Cabai di Pasar Muka Turun, Pedagang Kaitkan dengan Liburnya Program MBG

30 Juni 2026 - 21:50 WIB

harga turun saat mbg libur
Trending di Berita