Menu

Mode Gelap
Harga Pertalite Rp16.088 Viral, Pertamina Ungkap Alasan Pertamax Ditahan Kemensos Percepat Bansos Mei 2026, 475.821 KPM Baru Bisa Cek Nama di Aplikasi Cek Bansos Banjir Dua Kali Rendam Desa Batulawang Cipanas, PMI Cianjur Salurkan Bantuan untuk Warga Momentum Hardiknas, Aliansi BEM Cianjur dan BEM Nusantara Bahas Pendidikan dan IPM Bersama Disdikpora Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Digelar Hari Ini, Sejumlah Jalan Protokol di Cianjur Ditutup Sementara Hadirkan Ustad Evie Effendi, Tabligh Akbar Masjid Miftahussa’adah Cibeber  Dipadati Jamaah

Berita

Harga Daging Ayam Stabil, Daging Sapi Turun Usai Lebaran di Pasar Muka Ramayana Cianjur

badge-check


					Harga Daging Ayam Stabil, Daging Sapi Turun Usai Lebaran di Pasar Muka Ramayana Cianjur Perbesar

CIANJURTIMES.COM — Harga daging ayam potong di Pasar Muka Ramayana Cianjur terpantau stabil selama periode sebelum hingga sesudah Lebaran. Sementara itu, harga daging sapi justru mengalami fluktuasi yang cukup signifikan usai Hari Raya Idulfitri.

Ahmad Yadi (37), salah satu pedagang daging ayam di pasar tersebut, menyebutkan bahwa harga ayam potong tetap berada di angka Rp38.000 per kilogram sejak sebelum Lebaran hingga beberapa hari setelahnya.

“Harganya masih normal, tidak ada kenaikan atau penurunan,” ujarnya saat ditemui pada Jumat (4/4/2025).

Ahmad memprediksi harga akan turun sekitar satu minggu setelah Lebaran, bertepatan dengan masuknya anak-anak sekolah. Ia menjelaskan, saat masa sekolah dimulai, biasanya banyak pembeli dari kalangan pedagang warteg dan usaha kuliner lainnya yang kembali berbelanja dalam jumlah besar.

Ia juga menuturkan bahwa lonjakan pembeli ayam terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran, di mana penjualan bisa mencapai 100 kilogram per hari. Namun, pada H-1, pembeli justru berkurang dan penjualannya hanya mencapai 60 kilogram.

“Kalau terlalu dekat Lebaran, mungkin orang-orang malas berdesakan, jadi mereka belanja lebih awal,” ucapnya.

Di sisi lain, kondisi berbeda dialami pedagang daging sapi, Dede (48), yang menyatakan bahwa harga sapi mengalami kenaikan hingga Rp150.000 per kilogram pada H-3 dan H-2 sebelum Lebaran. Namun, setelah hari raya, harga turun menjadi Rp140.000 per kilogram.

“Menjelang Lebaran, pembeli ramai. Tapi setelah Lebaran, pasar sepi,” ungkap Dede.

Menurutnya, penjualan daging sapi anjlok tajam usai Lebaran. Jika sebelumnya ia mampu menjual hingga 100 kilogram per hari, kini hanya sekitar 10 kilogram saja yang terjual.

“Orang-orang mungkin masih punya stok daging dari pembelian sebelumnya,” jelasnya.

Perbandingan harga daging sapi dengan tahun lalu, terasa lebih lesu bagi para pedagang. Tahun lalu, meski sepi, Dede masih bisa menjual sekitar 30 kilogram per hari.

“Sekarang hanya 10 kilogram, jauh lebih sepi,” tutupnya.(vit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Pertalite Rp16.088 Viral, Pertamina Ungkap Alasan Pertamax Ditahan

8 Mei 2026 - 19:32 WIB

harga pertalite

Kemensos Percepat Bansos Mei 2026, 475.821 KPM Baru Bisa Cek Nama di Aplikasi Cek Bansos

8 Mei 2026 - 19:12 WIB

bansos

Banjir Dua Kali Rendam Desa Batulawang Cipanas, PMI Cianjur Salurkan Bantuan untuk Warga

7 Mei 2026 - 08:53 WIB

desa Batulawang

Momentum Hardiknas, Aliansi BEM Cianjur dan BEM Nusantara Bahas Pendidikan dan IPM Bersama Disdikpora

7 Mei 2026 - 08:09 WIB

Hardiknas

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Digelar Hari Ini, Sejumlah Jalan Protokol di Cianjur Ditutup Sementara

6 Mei 2026 - 08:19 WIB

kirab budaya
Trending di Berita