Menu

Mode Gelap
50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Hari ke-10, Kebakaran Gunung Gede Padam, Petugas Masih Temukan 7 Titik Asap Hari Pramuka, Jabar Inspiratif Dorong Generasi Muda Cianjur Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Apel Kebangsaan di Cianjur, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI MENDADAK DJ, Musisi Elektronik Asal Cianjur yang Ingin Mengubah Stigma Profesi DJ Tukang Ojek di Cibeber Cianjur Diserang Saat Pulang, Alami Luka Serius dan Motor Hilang

Berita

DPMD Cianjur Proyeksikan BUMDes Terlibat Program Makan Bergizi Gratis

badge-check

DPMD Cianjur Proyeksikan BUMDes Terlibat Program Makan Bergizi Gratis Perbesar

CIANJUR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berpeluang bisa mengambil bagian pada penyediaan bahan pangan untuk mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Harapannya, BUMDes bisa berdaya, sehingga mengangkat perekonomian di desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Iwan Setiawan, mengatakan berkaitan dengan peran BUMDes pada program MBG sudah mulai dibahas. Bahkan, Kementerian Desa menginginkan BUMDes bisa ambil bagian.
“Sudah ada arahan dari pusat. Kami juga merapatkan bagaimana peran BUMDes dalam penyediaan bahan baku untuk program makan bergizi gratis,” lanjutnya, Kamis (15/11).

Secara teori, kata dia, memang terlihat mudah memerankan BUMDes pada program tersebut. Tapi pada praktiknya butuh konsep yang memang harus matang.

“Itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Persyaratan BUMDes pun, selain punya potensi untuk penyediaan sembako, juga harus diikuti legalitasnya. Ini berkaitan dengan proses barang dan jasa yang ada di BUMDes,” tuturnya.

Di Kabupaten Cianjur, tambahnya, saat ini sedang disiapkan BUMDes-BUMDes yang cukup potensial menyediakan produksi, terutama pada sektor pertanian. Potensi tersebut disesuaikan dengan wilayah.

“Misalnya untuk pengadaan sayuran, BUMDes yang ada di wilayah utara cukup potensial. Seperti di Cipanas, Cimacan, di Sukanagara juga. Kemudian untuk daerah yang punya potensi penyediaan beras ada di Ciranjang, Bojongpicung, ataupun Cikalongkulon,” ungkapnya.

Secara teknis, kata Iwan, butuh pemetaan lebih detail. Sebab, potensi-potensi itu harus disinkronkan dengan kebutuhan.

“Misalnya di Kecamatan Cikalongkulon, kebutuhan MBG itu volumenya berapa?. Nah, kita sinkronkan dengan BUMDes yang harus menyiapkan sesuai kebutuhannya. Nanti, BUMDes berkoordinasi dengan dinas teknis untuk memproyeksikan volume kebutuhan itu bisa terpenuhi dengan sekali panen, dua kali panen, atau berapa kali panen,” imbuh dia.

Di Kabupaten Cianjur terdapat 354 BUMDes atau setiap desa sudah memilikinya 1 unit. Dari jumlah itu, yang dinyatakan sehat hanya sekitar 120 BUMDes. “Sisanya masih dalam proses berkembang,” pungkas Iwan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

16 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Paskibraka cianjur

Hari ke-10, Kebakaran Gunung Gede Padam, Petugas Masih Temukan 7 Titik Asap

15 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Kebakaran Gunung

Hari Pramuka, Jabar Inspiratif Dorong Generasi Muda Cianjur Perkuat Karakter dan Kepemimpinan

15 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Apel Kebangsaan di Cianjur, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI

14 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Apel Kebangsaan

MENDADAK DJ, Musisi Elektronik Asal Cianjur yang Ingin Mengubah Stigma Profesi DJ

14 Agustus 2026 - 19:59 WIB

mendadak dj
Trending di Berita