Menu

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Ojol dan Satlantas Polres Cianjur Gagalkan Pelarian Honda Brio Diduga Hasil Penggelapan

badge-check

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi Perbesar

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi

CIANJUR TIMES, Cianjur – Komunitas ojek online bersama jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur menggagalkan pelarian sebuah mobil Honda Brio merah yang diduga merupakan kendaraan hasil penggelapan. Kendaraan tersebut berhasil dihentikan setelah sempat dikejar dari wilayah Sukabumi hingga Cianjur pada Minggu (19/7/2026) malam.

Pelacakan Berawal dari Informasi Antar-Komunitas

Ketua Komunitas Signal Delivery Cianjur, Rahmat Tirta atau Metsong, mengatakan proses pelacakan bermula dari informasi yang rekan sesama pengemudi ojek online di Sukabumi bagikan. Mereka mengabarkan adanya mobil yang diduga dibawa kabur dan bergerak menuju Cianjur.

Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota komunitas langsung menyebar ke sejumlah titik untuk memantau pergerakan kendaraan berdasarkan sinyal GPS yang masih aktif.
Menurut Rahmat, pelaku sempat mencabut dua alat pelacak GPS yang terpasang di kendaraan. Namun, pemilik mobil yang menyewakan kendaraan tersebut untuk operasional transportasi online ternyata masih menyimpan satu alat pelacak lain yang tidak pelaku ketahui.

“Awalnya mobil sudah terpantau berada di Sukaraja dan mengarah masuk ke Cianjur. Dari grup sudah ada teman-teman yang standby di Rancagoong. Tapi GPS kendaraan sempat delay dan mati hidup, jadi kami terus berpindah-pindah titik mengikuti posisi terakhir,” ujar Rahmat, Senin (20/7/2026).

Polisi dan Ojol Lakukan Pengejaran

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan petugas Traffic Management Center (TMC) setelah menerima laporan dari komunitas ojol.

Petugas sempat menghentikan mobil tersebut di kawasan lampu merah Jebrod. Namun, pengemudi memilih melarikan diri sehingga polisi bersama sejumlah pengemudi ojol melakukan pengejaran menuju kawasan perkotaan.

“Awalnya kendaraan sempat kami hentikan di lampu merah Jebrod. Namun pengemudinya tidak memiliki itikad baik dan justru melarikan diri ke jalur perkotaan. Dari situ dilakukan pengejaran bersama anggota dan teman-teman ojol,” kata Aang.

Rahmat mengatakan pengejaran berlangsung hingga kawasan Arciko setelah sinyal GPS kembali aktif.

“Tidak lama kemudian GPS kembali aktif dan posisi kendaraan sudah di Arciko. Selama perjalanan dari Sukabumi sampai Arciko itu benar-benar seperti adegan film Fast and Furious,” ujarnya.

Kendaraan Ditinggalkan, Pengemudi Diamankan

Pelarian kendaraan berakhir di kawasan Arciko setelah akses jalan tertutup dari arah depan. Pengemudi kemudian meninggalkan mobil dan melarikan diri ke permukiman warga.

“Begitu sudah tidak ada jalan lagi, mobil ditinggalkan dan pengemudinya kabur ke arah gang. Mobil kemudian diamankan ke Polres,” tutur Rahmat.

Tak lama setelah itu, seorang pria datang ke Polres Cianjur dan mengaku menemukan kunci kendaraan di jalan. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga akhirnya mengamankan pria tersebut untuk diserahkan kepada penyidik Satreskrim Polres Cianjur.

Rahmat mengungkapkan, berdasarkan informasi yang ia terima, mobil tersebut merupakan milik perempuan yang memiliki hubungan dekat dengan pria yang polisi amankan. Kendaraan itu sebelumnya dipinjam beberapa hari dan diduga tidak dikembalikan kepada pemiliknya.

“Informasinya mobil itu milik pacarnya. Mobil sudah beberapa hari oleh yang bersangkutan. Kepada pemiliknya dia mengaku mobil dipinjamkan lagi ke orang lain, padahal sebenarnya dia sendiri yang menggunakannya,” kata Rahmat.

Dugaan tindak pidana tersebut kini dalam penanganan Satreskrim Polres Cianjur.

Polisi Apresiasi Peran Ojol

AKP Aang Andi Suhandi mengapresiasi peran komunitas ojol yang membantu proses pelacakan hingga kendaraan berhasil petugas temukan.

“Alhamdulillah berkat bantuan pencarian dari teman-teman ojol, pengemudi berhasil ditemukan, kemudian kami amankan dan diserahkan kepada Satreskrim Polres Cianjur,” ujarnya.

Menurut Aang, sinergi antara kepolisian dan komunitas ojol telah terjalin cukup baik. Bahkan sebelumnya Polres Cianjur telah menggelar apel bersama komunitas ojol dan PMOC sebagai bentuk penguatan kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Bulan kemarin Pak Kapolres sudah melaksanakan apel besar bersama teman-teman ojol maupun PMOC. Ini menjadi bentuk kerja sama yang selama ini sudah terjalin dengan baik,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita