CIANJUR TIMES, Cugenang – Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal dan gudang bengkel mobil di Kampung Cangklek, Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Minggu (24/5/2026) pagi.
Api diduga muncul akibat korsleting listrik dari bangunan rumah sebelum akhirnya merembet ke gudang bengkel yang berisi perlengkapan dan barang bekas otomotif.
BACA JUGA : Kebakaran di Cipanas Cianjur, 12 Rumah Hangus Diduga Akibat Ledakan Gas
Api Berasal dari Rumah
Berdasarkan informasi di lapangan, luas bangunan rumah yang terbakar mencapai sekitar 100 meter persegi. Sementara gudang bengkel yang terdampak memiliki ukuran sekitar 8×3 meter.
Ryan Hidayat (28), warga yang pernah bekerja di bengkel tersebut, mengaku mengetahui peristiwa itu dari media sosial.
“Saya awalnya melihat informasi kebakaran di media sosial. Karena dulu pernah bekerja di sana, saya langsung datang ke lokasi,” ujar Ryan.
Saat tiba di lokasi, api sudah berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran.
“Awalnya api muncul dari rumah di bagian pinggir lalu merembet ke gudang bengkel tempat penyimpanan barang bekas,” katanya.
Ryan mengatakan kebakaran tidak menghanguskan seluruh area bengkel. Namun sejumlah perlengkapan dan onderdil bekas ikut terbakar.
“Yang paling parah rumahnya. Kalau bengkel tidak semuanya terbakar, tapi ada blok mesin, setir bekas, dan perlengkapan lain yang hangus,” jelasnya.
Meski begitu, kendaraan milik pelanggan yang berada di lokasi berhasil pemilik selamatkan.
“Mobil customer aman semua,” tambah Ryan.
Damkar Turunkan Dua Unit Pemadam
Operator Damkar Kabupaten Cianjur, Muhammad Sufyan, mengatakan petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 09.55 WIB.
Tim kemudian bergerak ke lokasi dan tiba sekitar 10 menit setelah laporan masuk.
“Kami menerima laporan pukul 09.55 WIB dan petugas tiba di lokasi pukul 10.05 WIB,” ujar Sufyan.
Petugas memadamkan api selama kurang lebih satu jam dengan dukungan 10 personel dan dua unit mobil pemadam dari Pos 1 Cianjur.
“Proses penanganan berlangsung sekitar satu jam,” katanya.
Kerugian Bengkel Capai Rp150 Juta
Sufyan menambahkan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di area rumah.
“Titk awal api diduga berasal dari rumah lalu merembet ke gudang bengkel,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, pemilik mengalami kerugian sekitar Rp150 juta.
Taksiran kerusakan pada bangunan bengkel mencapai Rp100 juta, sedangkan kerusakan rumah sekitar Rp50 juta.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” pungkasnya.***




















