Cikalongkulon, CIANJUR TIMES – Seorang wanita ditemukan meninggal dunia di Waduk Cirata, Kampung Babakan Gelar, Desa Kamurang, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, Senin (30/3/2026). Polisi memastikan korban merupakan bagian dari insiden kecelakaan lalu lintas di kawasan Cipanas sehari sebelumnya.
Penemuan jenazah ini merupakan hasil lanjutan proses pencarian korban kecelakaan tunggal sepeda motor di Jalan Raya Cipanas Puncak, Desa Cipendawa. Sebelumnya, satu korban laki-laki telah lebih dulu ditemukan oleh tim SAR.
BACA JUGA : Diduga Hanyut di Cipanas, Dua Pengendara Motor Terseret Arus Deras Kali Cipendawa
Kapolres Cianjur, AKBP Dr A Alexander Yurikho Hadi, mengatakan penemuan korban merupakan bagian dari rangkaian peristiwa kecelakaan tersebut.
“Penemuan jenazah wanita dewasa di Waduk Cirata ini merupakan kelanjutan dari peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi kemarin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, korban diduga merupakan pasangan suami istri yang tengah melakukan perjalanan dari Bogor menuju Sumedang. Keduanya mengalami kecelakaan saat berusaha menyalip kendaraan lain di tengah kondisi jalan yang licin akibat hujan deras.
“Kendaraan tergeser karena jalan dialiri air, lalu keduanya bersama motor hanyut ke saluran air yang arusnya cukup deras,” katanya.

Tim SAR Berhasil Temukan Kedua Korban Kecelakaan
Sehari sebelumnya, tim SAR telah lebih dulu menemukan jenazah laki-laki yang diduga sebagai pengendara motor. Sementara korban perempuan ditemukan pada pencarian hari berikutnya di Waduk Cirata.
“Kami duga kuat yang ditemukan hari ini adalah yang membonceng atau istri dari korban yang ditemukan sebelumnya,” ucapnya.
Saat ini, proses identifikasi kedua jenazah masih dilakukan di RSUD Sayang Cianjur. Polisi belum mengungkap identitas korban sambil menunggu hasil verifikasi dan visum.
“Kami belum menyampaikan identitas karena masih dalam proses identifikasi, verifikasi, dan visum,” tegasnya.
Pencarian melibatkan unsur kepolisian, Basarnas, BPBD, dan tim gabungan lainnya. Jarak penemuan korban dilaporkan cukup jauh dari lokasi awal kejadian akibat derasnya arus air saat hujan.
“Jarak temuan cukup jauh, sekitar puluhan kilometer, karena arus air cukup deras saat hujan lebat,” ungkapnya.
Hingga kini, penanganan masih berlangsung, termasuk pendampingan terhadap keluarga korban dalam proses identifikasi di rumah sakit.***





















1 Komentar