Menu

Mode Gelap
M Herry Wirawan Terpilih Aklamasi Pimpin ICMI Orda Cianjur Periode 2026–2031 Ai Juariah Pulang ke Cianjur, Polisi Buru Sponsor Pemberangkatan Ilegal Pemkab Cianjur Hibahkan Lahan untuk Kantor Kemenhaj, Pembangunan Ditargetkan Mulai Agustus Hari Jadi ke-349, Pemkab Cianjur Targetkan Bangkit dari IPM Terendah di Jawa Barat Momen Saling Suap Tumpeng Warnai Peringatan Hari Jadi Cianjur ke-349 Warga Cibeber Cianjur Tertimpa Rumah Roboh Saat Tidur, Alami Luka di Kepala dan Lengan

Berita

Pasutri Tewas Terseret Banjir di Puncak, Pemkab Cianjur Desak Perbaikan Drainase

badge-check


					Foto : Firman Taufiqurrahman Perbesar

Foto : Firman Taufiqurrahman

Cipanas, CIANJUR TIMES – Pasangan suami istri (pasutri) pemudik asal Bandung tewas setelah terseret arus banjir ke dalam saluran drainase terbuka di Jalur Puncak, kawasan Pasekon-Cipanas, Kabupaten Cianjur, Minggu (29/3/2026).

Peristiwa ini terjadi saat sepeda motor yang korban kendarai kehilangan kendali akibat luapan air di badan jalan. Keduanya kemudian terjatuh dan masuk ke drainase terbuka tanpa pembatas.

Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Cianjur langsung melayangkan surat resmi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meminta perbaikan menyeluruh sistem drainase di jalur nasional tersebut.

BACA JUGA : Jenazah Wanita Ditemukan di Waduk Cirata, Polisi Pastikan Terkait Kecelakaan di Cipanas

Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) guna mengevaluasi kondisi drainase yang ia nilai tidak berfungsi optimal.

“Kami melakukan berbagai cara guna mengantisipasi kecelakaan serupa agar tidak kembali terulang. Termasuk bersurat dan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk segera melakukan perbaikan drainase terbuka,” ujar Wahyu di Cianjur, Senin (30/3/2026).

Ia menjelaskan, pemicu buruknya sistem drainase adalah pendangkalan, sampah, hingga keberadaan bangunan ilegal yang menghambat aliran air.

Kondisi tersebut menyebabkan air meluap ke badan jalan dan menciptakan arus deras yang berisiko menyeret kendaraan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

BACA JUGA : Diduga Hanyut di Cipanas, Dua Pengendara Motor Terseret Arus Deras Kali Cipendawa

Warga Soroti Kondisi Drainase yang Membahyakan

Warga setempat, Anwar (58), menyebut kondisi drainase yang sejajar dengan badan jalan menjadi jebakan bagi pengendara. Terutama saat genangan air menutup permukaan saluran.

“Kalau bukan warga sini, apalagi pengendara dari jauh, bisa terperosok kalau kondisi jalan sedang tergenang air atau tertutup arus banjir,” kata Anwar.

Hal serupa disampaikan Ismail (62), yang mengungkapkan bahwa proyek perbaikan sebelumnya belum sepenuhnya menutup saluran terbuka.

Menurutnya, masih banyak titik drainase yang terbuka dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Merespons hal tersebut, Pemkab Cianjur juga berencana menertibkan bangunan yang berdiri di atas saluran air. Selain itu, menyiagakan petugas di titik rawan saat hujan deras.

“Pemkab Cianjur telah dan akan terus mengambil langkah cepat menangani kondisi darurat dan pengamanan lokasi. Dengan menempatkan sejumlah petugas di lokasi serta melakukan perbaikan drainase terbuka,” pungkas Wahyu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

M Herry Wirawan Terpilih Aklamasi Pimpin ICMI Orda Cianjur Periode 2026–2031

14 Juli 2026 - 14:40 WIB

icmi Cianjur

Ai Juariah Pulang ke Cianjur, Polisi Buru Sponsor Pemberangkatan Ilegal

13 Juli 2026 - 15:07 WIB

Ai Juariah

Pemkab Cianjur Hibahkan Lahan untuk Kantor Kemenhaj, Pembangunan Ditargetkan Mulai Agustus

13 Juli 2026 - 05:28 WIB

Kantor Kemenhaj

Hari Jadi ke-349, Pemkab Cianjur Targetkan Bangkit dari IPM Terendah di Jawa Barat

12 Juli 2026 - 18:35 WIB

Ipm terendah di jawa barat

Momen Saling Suap Tumpeng Warnai Peringatan Hari Jadi Cianjur ke-349

12 Juli 2026 - 16:47 WIB

hari jadi cianjur ke-349
Trending di Berita