CIANJUR TIMES – Dua pengendara motor diduga hanyut di Cipanas setelah terseret arus deras luapan Kali Cipendawa di Jalan Raya Cipanas, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Minggu (29/3) petang. Hingga malam hari, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.15 WIB saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan debit air meningkat hingga meluap ke badan jalan.
Arus Deras Seret Motor dan Pengendara
Sebuah sepeda motor Honda Vario bernomor polisi D 2613 KL ditemukan di pinggir jalan dekat gorong-gorong, namun pengendaranya tidak berada di lokasi dan diduga terbawa arus.
Saksi mata, Andi, mengaku melihat langsung kejadian tersebut saat berada tepat di belakang kendaraan korban.
“Saya berada persis di belakang motor itu. Tiba-tiba arus air yang sangat besar meluap dari saluran dan langsung menghantam motor tersebut. Saat motor terseret dan terangkat oleh air, pengendaranya sudah tidak terlihat lagi. Arusnya sangat besar dan deras, tidak mungkin ada yang bisa melawannya,” ujar Andi, Minggu malam.
Dugaan Korban Lebih dari Satu Orang
Warga sempat berupaya menyelamatkan kendaraan yang tersangkut di bibir gorong-gorong agar tidak terbawa lebih jauh. Namun saat motor berhasil diamankan, pengendara sudah tidak ditemukan.
Andi menduga korban berjumlah dua orang karena sebelumnya melihat kendaraan tersebut ditumpangi berboncengan.
“Pas kami berhasil angkat motornya ke pinggir jalan, orangnya sudah tidak ada. Arus airnya langsung masuk ke dalam saluran gorong-gorong yang menuju ke arah sungai bawah,” tambahnya.
Tim SAR Sisir Aliran Sungai Hingga Hilir
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, relawan, hingga petugas pemadam kebakaran langsung melakukan pencarian.
Penyisiran mulai dari titik awal kejadian hingga ke aliran sungai bagian hilir. Salah satu fokus pencarian berada di Sungai Ciguntur, sekitar kawasan Hotel Sangga Buana.
Relawan Energi Relawan Indonesia (ERI), Aherojudin, menyebut pencarian masih berlangsung dengan membagi beberapa titik lokasi.
“Hingga malam ini kami masih terus menyisir Sungai Ciguntur bersama petugas dari BPBD, Tagana, maupun dari Damkar. Lokasi penyisiran kami pusatkan di dekat Hotel Sangga Buana karena aliran dari titik kejadian mengarah ke sana,” jelasnya.
Ia juga membenarkan adanya laporan dua orang pengendara motor hanyut di Cipanas dalam kejadian tersebut.
“Kami mohon doanya dari seluruh masyarakat agar para korban dapat segera kami temukan atau setidaknya mendapatkan titik terang. Kami terus berupaya semaksimal mungkin menyisir setiap sudut aliran sungai meski cuaca masih belum menentu,” pungkasnya.
Imbauan Waspada Saat Cuaca Ekstrem
Proses pencarian sempat terkendala kondisi medan licin dan minim penerangan pada malam hari. Cuaca yang masih berpotensi hujan juga menjadi tantangan bagi tim di lapangan.
Masyarakat perlu untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan luapan air, khususnya di kawasan Cipanas dan Pacet yang memiliki arus permukaan cukup kuat saat hujan deras.***





















2 Komentar