Menu

Mode Gelap
Pemkab Cianjur Belum Tentukan Lokasi Relokasi Pedagang Puncak DPMPTSP Cianjur Perketat Alih Fungsi Lahan Pertanian Lewat Perda RTRW Baru TMMD ke-129 Dimulai, Kodim 0608 dan Pemkab Cianjur Terjunkan 150 Personel Bangun Desa Mekarmukti Sopir Minibus yang Lewat Jembatan Gantung Minta Maaf, Pemkab Cianjur Siapkan Rp14 Miliar Bangun Jembatan dan Jalan Cikadu M Herry Wirawan Terpilih Aklamasi Pimpin ICMI Orda Cianjur Periode 2026–2031 Ai Juariah Pulang ke Cianjur, Polisi Buru Sponsor Pemberangkatan Ilegal

Berita

Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian Cianjur, Pemkab Hentikan Izin Perumahan Baru

badge-check


					Cegah Alih Fungsi Lahan Pertanian Cianjur, Pemkab Hentikan Izin Perumahan Baru Perbesar

CIANJUR TIMES – Pemerintah Kabupaten Cianjur berkomitmen mempertahankan keberadaan lahan pangan dari ancaman alih fungsi. Dalam delapan tahun terakhir, sekitar 900 hektar lahan produktif telah beralih menjadi kawasan perumahan dan industri. Pemkab kini mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara izin alih fungsi lahan.

Saat ini Cianjur memiliki 66 ribu hektar lahan pertanian dengan produksi mencapai 230 ribu ton padi. Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam ini harus dilindungi. Ia ingin ketersediaan pangan di Cianjur tetap terjaga demi masa depan daerah.

“Ini yang harus dipertahankan keberlangsungan lahan pertanian. Ke depannya tidak hanya surplus, tapi juga bisa memenuhi kebutuhan untuk daerah lain,” ujar Ramzi, Rabu (24/12/2025).

Jalankan Instruksi Gubernur Terkait Moratorium Izin

Langkah penghentian izin ini merupakan tindak lanjut dari peraturan Gubernur Jawa Barat. Keputusan tersebut diambil berkaca dari serangkaian bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Ramzi memastikan Cianjur akan menjalankan aturan tersebut dengan konsisten dalam waktu dekat.

“Alhamdulillah kita mendapatkan satu keputusan yang sangat luar biasa. Dari Pak Gubernur mengeluarkan peraturan untuk tidak mengizinkan perizinan untuk perumahan. Jadi dengan sangat tegas mengeluarkan peraturan itu. Cianjur pun akan menjalankan itu untuk sementara waktu,” tegas Ramzi.

Ia menekankan bahwa sektor pertanian merupakan skala prioritas utama pemerintah saat ini. Meskipun industri dan pemukiman tetap dibutuhkan, perlindungan Lahan Pertanian Cianjur tidak bisa ditawar. Pemerintah ingin meminimalisir risiko bencana akibat hilangnya area resapan dan lahan hijau.

Dorong Regenerasi Melalui Program Petani Milenial

Selain melindungi lahan, Pemkab Cianjur fokus menciptakan regenerasi petani melalui keterlibatan kaum muda. Saat ini terdapat 290 ribu petani di Cianjur, namun mayoritas sudah berada di atas usia produktif. Ramzi mengajak generasi milenial dan Gen-Z untuk kembali melirik sektor pertanian sebagai profesi membanggakan.

“Ini PR kita nih, anak-anak Gen-Z, anak-anak milenial, memang beda banget dengan generasi sebelumnya. Tapi kita harus bisa mengarahkan mereka untuk mau menjadi generasi petani,” kata Ramzi.

Pemerintah juga menggandeng Karang Taruna untuk mencetak petani muda yang mandiri. Ketua Karang Taruna Kabupaten Cianjur, Deli Setia Permana, menyambut baik potensi ribuan anggotanya. Ia mendorong pemanfaatan lahan desa hingga sistem hidroponik bagi pemuda di perkotaan.

“Saya arahkan nanti semua harus bertani, agar regenerasi petani bisa berlanjut,” pungkas Deli.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Cianjur Belum Tentukan Lokasi Relokasi Pedagang Puncak

16 Juli 2026 - 21:02 WIB

Pemekaran Cianjur Selatan

DPMPTSP Cianjur Perketat Alih Fungsi Lahan Pertanian Lewat Perda RTRW Baru

16 Juli 2026 - 20:46 WIB

DPMPTSP Cianjur

TMMD ke-129 Dimulai, Kodim 0608 dan Pemkab Cianjur Terjunkan 150 Personel Bangun Desa Mekarmukti

16 Juli 2026 - 20:13 WIB

Tmmd

Sopir Minibus yang Lewat Jembatan Gantung Minta Maaf, Pemkab Cianjur Siapkan Rp14 Miliar Bangun Jembatan dan Jalan Cikadu

15 Juli 2026 - 19:21 WIB

jembatan gantung

M Herry Wirawan Terpilih Aklamasi Pimpin ICMI Orda Cianjur Periode 2026–2031

14 Juli 2026 - 14:40 WIB

icmi Cianjur
Trending di Berita