Menu

Mode Gelap
Polsek Mande Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Desa Jamali Panen Jagung Hibrida Kebun Raya Cibodas Tetapkan Tarif Baru, Pengelola Pastikan Sesuai Aturan PNBP BRIN Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida SMKN 1 Cipanas Jadi Sekolah Percontohan Nasional Pendidikan Vokasi Pariwisata Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas

Berita

Ratusan Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Cianjur, 40 KK Terpaksa Mengungsi

badge-check


					Ratusan Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Cianjur, 40 KK Terpaksa Mengungsi Perbesar

CIANJUR TIMES – Cuaca ekstrem di Cianjur dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah Kecamatan Mande. Sedikitnya 772 rumah warga rusak, sementara 40 kepala keluarga terpaksa mengungsi setelah hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut sejak lima hari lalu.

Camat Mande, Epi Rusmana, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem di Cianjur menimbulkan kerusakan paling parah di Desa Bobojong dengan 674 rumah terdampak. Kemudian Desa Kademangan sebanyak 98 rumah. Selain rumah warga, 22 pohon tumbang menimpa beberapa bangunan dan menutup akses jalan utama.

“Laporan jumlah rumah rusak terbanyak ada di Desa Bobojong. Sekitar 40 kepala keluarga terpaksa mengungsi karena rumahnya mengalami kerusakan berat,” ujar Epi Rusmana, Senin (27/10/2025).

Sebagian warga yang kehilangan tempat tinggal kini menumpang sementara di rumah kerabatnya sambil menunggu bantuan perbaikan. Dari total rumah terdampak, sekitar 50 persen rusak berat dan sedang, sedangkan rumah dengan kerusakan ringan telah warga perbaiki secara swadaya.

Pemerintah Salurkan Bantuan Logistik Korban Cuaca Ekstrem

Pemerintah Kecamatan Mande bersama BPBD Kabupaten Cianjur telah menyalurkan bantuan logistik dan mengajukan proposal perbaikan rumah ke Pemkab Cianjur. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan dasar seperti bahan makanan, air bersih, serta terpal untuk penutup atap yang rusak.

“Untuk bantuan logistik, kami berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan PMI Cianjur agar warga yang terdampak cuaca ekstrem bisa segera mendapatkan bantuan,” kata Epi.

Penanganan pohon tumbang yang sempat memutus jalur Mande–Cianjur juga sudah berhasil petugas tangani secara gotong royong. Petugas gabungan dari TNI/Polri, BPBD, Damkar, dan relawan membuat jalur tersebut kembali bisa kendaraan lalui. Meski begitu, pihaknya meminta pengendara tetap berhati-hati, terutama saat hujan deras turun.

“Kami menyiagakan petugas dan relawan untuk memantau kondisi lapangan. Jika terjadi bencana alam seperti pohon tumbang atau rumah roboh akibat cuaca ekstrem, tim bisa segera bergerak cepat,” tegas Epi.

Cuaca ekstrem di Cianjur diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Warga diimbau untuk waspada terhadap potensi angin kencang dan pohon tumbang, terutama di kawasan perbukitan dan jalan lintas antar kecamatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polsek Mande Dukung Program Ketahanan Pangan, Petani Desa Jamali Panen Jagung Hibrida

12 Juni 2026 - 13:09 WIB

Polsek mande

Kebun Raya Cibodas Tetapkan Tarif Baru, Pengelola Pastikan Sesuai Aturan PNBP BRIN

11 Juni 2026 - 15:19 WIB

Tarif Kebun raya Cibodas

Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida

11 Juni 2026 - 14:40 WIB

Ketahanan Pangan

SMKN 1 Cipanas Jadi Sekolah Percontohan Nasional Pendidikan Vokasi Pariwisata

9 Juni 2026 - 09:45 WIB

smkn 1 cipanas

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik

8 Juni 2026 - 09:04 WIB

PPPK Sekolah Rakyat
Trending di Berita