Menu ✖

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida

badge-check

Polsek Cugenang Intensif Kawal Program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Jagung Hibrida Perbesar

CIANJUR TIMES, Cugenang – Polsek Cugenang terus mengawal pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayahnya melalui pendampingan dan monitoring budidaya jagung hibrida yang dikelola Kelompok Tani Milenial Gagak Lumayung di Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Kegiatan monitoring berlangsung di lahan baku sawah yang berlokasi di Kampung Babakan Sukalaksana RT 05/RW 05. Tanaman jagung hibrida di lokasi tersebut telah mulai masa tanam sejak 29 Januari 2026 dan saat ini memasuki fase pertumbuhan yang terus mendapat pemantauan secara berkala.

BACA JUGA : Perkuat Ekonomi, Bumdesa Gelar Panen Perdana Ketahanan Pangan Desa Sukanagalih

Kapolsek Cugenang Kompol Usep Nurdin melalui Bhabinkamtibmas Desa Wangunjaya, Aipda Teten Jaelani, mengatakan monitoring ini adalah bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Selain itu, juga memastikan proses budidaya berjalan sesuai target.

Menurutnya, pendampingan tersebut mulai dari tahap penanaman, perawatan hingga persiapan panen agar hasil yang petani dapat optimal.

“Saat ini jumlah petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Milenial Gagak Lumayung sebanyak 47 orang dengan Ketua Poktan Bapak Mumuh. Kami rutin melakukan monitoring pertumbuhan jagung hibrida agar hasil panennya dapat maksimal,” ujar Teten Jaelani, Rabu (10/6/2026).

Bangun Komunikasi dengan Petani

Ia menjelaskan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam program tersebut tidak hanya sebatas pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi aktif dengan kelompok tani. Hal ini untuk mengetahui berbagai kebutuhan maupun kendala yang para petani hadapi di lapangan.

Melalui pendampingan tersebut, Pihaknya berharap produktivitas pertanian masyarakat dapat meningkat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah.

Berdasarkan hasil monitoring terbaru, kondisi tanaman jagung hibrida di lahan Kelompok Tani Milenial Gagak Lumayung terpantau tumbuh dengan baik. Petani juga terus melakukan perawatan secara berkala untuk menjaga kualitas tanaman hingga memasuki masa panen.

Polsek Cugenang menilai sinergi antara aparat dan kelompok tani menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan. Selain meningkatkan hasil pertanian, Pihak Polsek Cugenang juga mengharapkan kolaborasi tersebut juga dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani di wilayah Kecamatan Cugenang.

Dari hasil pengecekan di lapangan, kegiatan pertanian berjalan lancar dan tidak terdapat kendala berarti. Khususnya yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman jagung hibrida.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita