Menu

Mode Gelap
Dugaan Pelanggaran Etika Mahasiswa KKN, ABC Desak Kampus Perkuat Pembinaan Pemkab Cianjur Catat 100 Warga Keberatan karena Desil Kesejahteraan Berubah PJU Padam di Sejumlah Jalan Nasional Cianjur, Dishub Minta Kemenhub Segera Bertindak Dua Mahasiswa KKN di Cianjur Diamankan Warga Usai Kepergok Bermesraan Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober

Berita

Ratusan Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Cianjur, 40 KK Terpaksa Mengungsi

badge-check

Ratusan Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Cianjur, 40 KK Terpaksa Mengungsi Perbesar

CIANJUR TIMES – Cuaca ekstrem di Cianjur dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan parah di sejumlah wilayah Kecamatan Mande. Sedikitnya 772 rumah warga rusak, sementara 40 kepala keluarga terpaksa mengungsi setelah hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut sejak lima hari lalu.

Camat Mande, Epi Rusmana, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem di Cianjur menimbulkan kerusakan paling parah di Desa Bobojong dengan 674 rumah terdampak. Kemudian Desa Kademangan sebanyak 98 rumah. Selain rumah warga, 22 pohon tumbang menimpa beberapa bangunan dan menutup akses jalan utama.

“Laporan jumlah rumah rusak terbanyak ada di Desa Bobojong. Sekitar 40 kepala keluarga terpaksa mengungsi karena rumahnya mengalami kerusakan berat,” ujar Epi Rusmana, Senin (27/10/2025).

Sebagian warga yang kehilangan tempat tinggal kini menumpang sementara di rumah kerabatnya sambil menunggu bantuan perbaikan. Dari total rumah terdampak, sekitar 50 persen rusak berat dan sedang, sedangkan rumah dengan kerusakan ringan telah warga perbaiki secara swadaya.

Pemerintah Salurkan Bantuan Logistik Korban Cuaca Ekstrem

Pemerintah Kecamatan Mande bersama BPBD Kabupaten Cianjur telah menyalurkan bantuan logistik dan mengajukan proposal perbaikan rumah ke Pemkab Cianjur. Bantuan tersebut meliputi kebutuhan dasar seperti bahan makanan, air bersih, serta terpal untuk penutup atap yang rusak.

“Untuk bantuan logistik, kami berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial, dan PMI Cianjur agar warga yang terdampak cuaca ekstrem bisa segera mendapatkan bantuan,” kata Epi.

Penanganan pohon tumbang yang sempat memutus jalur Mande–Cianjur juga sudah berhasil petugas tangani secara gotong royong. Petugas gabungan dari TNI/Polri, BPBD, Damkar, dan relawan membuat jalur tersebut kembali bisa kendaraan lalui. Meski begitu, pihaknya meminta pengendara tetap berhati-hati, terutama saat hujan deras turun.

“Kami menyiagakan petugas dan relawan untuk memantau kondisi lapangan. Jika terjadi bencana alam seperti pohon tumbang atau rumah roboh akibat cuaca ekstrem, tim bisa segera bergerak cepat,” tegas Epi.

Cuaca ekstrem di Cianjur diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. Warga diimbau untuk waspada terhadap potensi angin kencang dan pohon tumbang, terutama di kawasan perbukitan dan jalan lintas antar kecamatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pemkab Cianjur Catat 100 Warga Keberatan karena Desil Kesejahteraan Berubah

29 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Desil

PJU Padam di Sejumlah Jalan Nasional Cianjur, Dishub Minta Kemenhub Segera Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Pju padam

Dua Mahasiswa KKN di Cianjur Diamankan Warga Usai Kepergok Bermesraan

27 Agustus 2026 - 06:52 WIB

Mahasiswa kkn cianjur

Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam

23 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Gereja Cianjur

DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober

23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

pilkades serentak
Trending di Berita