Menu

Mode Gelap
Diskominfo Cianjur Perketat Pengawasan Gratifikasi pada Pengadaan dan Kemitraan Media DPRD Cianjur Desak Evaluasi Seleksi Sekolah Maung di SMAN 1 Cianjur Pedagang Segar Alam Puncak Minta DPRD Cianjur Fasilitasi Penataan Ulang Kios Mahasiswa Cianjur Blokade Jalur Menuju Puncak, Soroti Program MBG hingga Kondisi Ekonomi Palace Park Cipanas Resmi Dibuka, Hadirkan Ruang Kreatif Gratis bagi UMKM dan Komunitas Dukung Swasembada Pangan, Polsek Agrabinta Dampingi Panen 5 Ton Jagung Hibrida di Wanasari

Berita

Empat Kali Kejadian Keracunan, Masalah Program MBG di Cianjur Mendesak untuk Dievaluasi

badge-check


					Ilustrasi dibuat AI Perbesar

Ilustrasi dibuat AI

CIANJUR TIMES – Serangkaian insiden keracunan yang diduga dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi, memicu desakan evaluasi menyeluruh dari DPRD dan mahasiswa di Kabupaten Cianjur. Tercatat, lebih dari 100 siswa telah menjadi korban dalam empat peristiwa berbeda.

​Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, menegaskan bahwa serentetan kejadian ini adalah peristiwa luar biasa yang tidak boleh dianggap sepele. Ia meminta semua pihak yang terlibat dalam program MBG untuk segera mencari tahu penyebab pasti dari kasus-kasus tersebut.

​”Ini kejadian luar biasa yang harus mendapat perhatian erius. Harus tahu apa penyebab pastinya? Kenapa bisa terjadi peristiwa ini secara berturut-turut?” kata Metty.

​Selain evaluasi teknis, Metty juga menyoroti perlunya perhatian pada kondisi psikologis siswa pasca-kejadian.

“Jangan sampai mereka trauma dengan makanan dari program MBG ke depannya. Hal ini terkadang luput, semua fokus pada peristiwa tapi tidak ada penanganan lanjutan,” tambahnya.

​Tuntutan Mahasiswa: Hentikan Sementara Program dan Beri Kompensasi

​Desakan serupa juga datang dari kalangan mahasiswa. Agus Rama Tunggara, seorang mahasiswa Cianjur, berpendapat bahwa empat insiden keracunan menjadi bukti bahwa program pusat ini belum berjalan baik di daerah. Menurutnya, evaluasi saja tidak cukup.

​”Hentikan sementara programnya selama proses evaluasi. Jangan sampai anak-anak Cianjur terus jadi korban,” tegas Rama.

​Ia juga mendesak adanya kompensasi bagi para korban dan mengancam akan menggelar unjuk rasa jika pemerintah daerah mengabaikan tuntutan mereka.

​Empat Insiden Masalah Program MBG di Cianjur yang Terjadi

​Berikut adalah empat insiden keracunan yang tercatat dan menyoroti masalah Program MBG di Cianjur:

  • 11 September 2025: 36 siswa SDN Salakawung dan SMP Budi Luhur mengalami gejala keracunan.
  • 3 September 2025: 9 siswa MTs Islamiyah Sayang mengalami mual dan muntah.
  • 20 Agustus 2025: 12 santriwati Pondok Pesantren Darul Quran harus mendapat perawatan di puskesmas.
  • April 2025: 78 siswa MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI Cianjur mengalami keracunan massal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskominfo Cianjur Perketat Pengawasan Gratifikasi pada Pengadaan dan Kemitraan Media

19 Juni 2026 - 09:19 WIB

Diskominfo Cianjur

DPRD Cianjur Desak Evaluasi Seleksi Sekolah Maung di SMAN 1 Cianjur

19 Juni 2026 - 08:16 WIB

sekola maung

Pedagang Segar Alam Puncak Minta DPRD Cianjur Fasilitasi Penataan Ulang Kios

19 Juni 2026 - 07:45 WIB

pedagang segar alam

Mahasiswa Cianjur Blokade Jalur Menuju Puncak, Soroti Program MBG hingga Kondisi Ekonomi

18 Juni 2026 - 10:32 WIB

Aksi Mahasiswa cianjur

Palace Park Cipanas Resmi Dibuka, Hadirkan Ruang Kreatif Gratis bagi UMKM dan Komunitas

18 Juni 2026 - 07:38 WIB

Palace Park
Trending di Berita