Menu

Mode Gelap
RSUD Cimacan Gandeng Ombudsman Cegah Pungli, Gratifikasi, dan Praktik Percaloan Disdikpora Cianjur Wajibkan Sekolah Pasang Spanduk Anti-Pungli Selama SPMB 2026 Polsek Sukanagara Dampingi Panen Dua Ton Jagung Hibrida di Desa Sukarame Kelompok Tani Binangkit Terima Bantuan Alsintan dari Polsek Naringgul Diskominfo Cianjur Perketat Pengawasan Gratifikasi pada Pengadaan dan Kemitraan Media DPRD Cianjur Desak Evaluasi Seleksi Sekolah Maung di SMAN 1 Cianjur

Berita

Harga Daging Ayam Stabil, Daging Sapi Turun Usai Lebaran di Pasar Muka Ramayana Cianjur

badge-check


					Harga Daging Ayam Stabil, Daging Sapi Turun Usai Lebaran di Pasar Muka Ramayana Cianjur Perbesar

CIANJURTIMES.COM — Harga daging ayam potong di Pasar Muka Ramayana Cianjur terpantau stabil selama periode sebelum hingga sesudah Lebaran. Sementara itu, harga daging sapi justru mengalami fluktuasi yang cukup signifikan usai Hari Raya Idulfitri.

Ahmad Yadi (37), salah satu pedagang daging ayam di pasar tersebut, menyebutkan bahwa harga ayam potong tetap berada di angka Rp38.000 per kilogram sejak sebelum Lebaran hingga beberapa hari setelahnya.

“Harganya masih normal, tidak ada kenaikan atau penurunan,” ujarnya saat ditemui pada Jumat (4/4/2025).

Ahmad memprediksi harga akan turun sekitar satu minggu setelah Lebaran, bertepatan dengan masuknya anak-anak sekolah. Ia menjelaskan, saat masa sekolah dimulai, biasanya banyak pembeli dari kalangan pedagang warteg dan usaha kuliner lainnya yang kembali berbelanja dalam jumlah besar.

Ia juga menuturkan bahwa lonjakan pembeli ayam terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran, di mana penjualan bisa mencapai 100 kilogram per hari. Namun, pada H-1, pembeli justru berkurang dan penjualannya hanya mencapai 60 kilogram.

“Kalau terlalu dekat Lebaran, mungkin orang-orang malas berdesakan, jadi mereka belanja lebih awal,” ucapnya.

Di sisi lain, kondisi berbeda dialami pedagang daging sapi, Dede (48), yang menyatakan bahwa harga sapi mengalami kenaikan hingga Rp150.000 per kilogram pada H-3 dan H-2 sebelum Lebaran. Namun, setelah hari raya, harga turun menjadi Rp140.000 per kilogram.

“Menjelang Lebaran, pembeli ramai. Tapi setelah Lebaran, pasar sepi,” ungkap Dede.

Menurutnya, penjualan daging sapi anjlok tajam usai Lebaran. Jika sebelumnya ia mampu menjual hingga 100 kilogram per hari, kini hanya sekitar 10 kilogram saja yang terjual.

“Orang-orang mungkin masih punya stok daging dari pembelian sebelumnya,” jelasnya.

Perbandingan harga daging sapi dengan tahun lalu, terasa lebih lesu bagi para pedagang. Tahun lalu, meski sepi, Dede masih bisa menjual sekitar 30 kilogram per hari.

“Sekarang hanya 10 kilogram, jauh lebih sepi,” tutupnya.(vit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RSUD Cimacan Gandeng Ombudsman Cegah Pungli, Gratifikasi, dan Praktik Percaloan

20 Juni 2026 - 20:16 WIB

rsud cimacan

Disdikpora Cianjur Wajibkan Sekolah Pasang Spanduk Anti-Pungli Selama SPMB 2026

20 Juni 2026 - 19:40 WIB

bantuan sekolah di cianjur

Polsek Sukanagara Dampingi Panen Dua Ton Jagung Hibrida di Desa Sukarame

20 Juni 2026 - 08:53 WIB

Polsek Sukanagara

Kelompok Tani Binangkit Terima Bantuan Alsintan dari Polsek Naringgul

20 Juni 2026 - 06:00 WIB

Polsek Naringgul

Diskominfo Cianjur Perketat Pengawasan Gratifikasi pada Pengadaan dan Kemitraan Media

19 Juni 2026 - 09:19 WIB

Diskominfo Cianjur
Trending di Berita