Menu ✖

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

badge-check

Diduga Korsleting Listrik, Masjid dan Madrasah di Sukaluyu Cianjur Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta Perbesar

CIANJUR TIMES, Cianjur – Masjid Jamie Nurul Ikhsan dan bangunan madrasah di Kampung Cicadas RT 01/RW 05, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, terbakar pada Kamis (6/8/2026) sore sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

Berdasarkan informasi yang Cianjur Times kumpulkan, dugaan titik api berasal dari bangunan madrasah akibat korsleting listrik. Api kemudian cepat menjalar ke masjid yang berada tepat di sampingnya. Karena posisi kedua bangunan berdempetan dan area sekitar cukup terbuka, kobaran api dengan cepat melalap sebagian besar kompleks ibadah tersebut.

Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran WMK 2 Ciranjang, Asep Rachman, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran melalui sambungan telepon. Tak lama kemudian, pengurus madrasah juga datang langsung ke Pos Damkar Ciranjang untuk meminta bantuan.

“Pertama ada yang menelepon, kemudian pengurus madrasah datang ke pos memberitahukan bahwa di Kampung Cicadas terjadi kebakaran. Asal mula api diduga dari madrasah, kemudian merembet ke masjid. Kobaran paling besar berada di bangunan masjid,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Setelah menerima laporan, petugas Damkar Ciranjang menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran dengan tujuh personel, terdiri dari lima anggota Damkar dan dua relawan, untuk melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

Mengenai penyebab kebakaran, Asep menyebut dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk sementara dugaan berasal dari percikan listrik atau korsleting listrik,” katanya.

Akibat kebakaran tersebut, masjid dan madrasah mengalami kerusakan berat. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pengurus madrasah, perkiraan nilai kerugian mencapai sekitar Rp400 juta.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan pengurus madrasah, perkiraan kerugian sekitar Rp400 juta,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita