Menu

Mode Gelap
Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi Pasca Kebakaran, Penutupan Pendakian Gunung Gede Pangrango Diperpanjang hingga 31 Agustus 2026

Berita

Penjual Beduk di Cianjur Raup Untung Saat Ramadan, Harga Mulai Rp 35 Ribu

badge-check

Penjual Beduk di Cianjur Raup Untung Saat Ramadan, Harga Mulai Rp 35 Ribu Perbesar

Cianjur, cianjurtimes.com – Tangan-tangan terampil Muhammad Sam (29) menepuk-nepuk permukaan beduk, menghasilkan suara yang khas dan membangkitkan semangat Ramadan. Ia adalah penjual beduk di Jalan KH Saban, Cianjur.

Ia menjajakan berbagai ukuran beduk, mulai dari yang kecil untuk anak-anak hingga yang besar untuk masjid. Harga yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari Rp 35 ribu hingga Rp 1,1 juta, tergantung pada ukuran dan jenis kulit yang digunakan.

Sam memulai penjualan beduk sejak seminggu sebelum puasa. Ia juga menerima pesanan di hari-hari biasa.

“Penjualan utama memang seminggu sebelum puasa, tapi pesanan tetap saya layani sepanjang tahun,” ujarnya pada Minggu (16/3/2025).

Harga beduk yang Sam tawarkan bergantung pada jenis kulit yang digunakan. Ia menggunakan kulit sapi, kerbau, dan domba.

“Setiap jenis kulit memiliki harga yang berbeda,” jelasnya.


Menurut penjual beduk ini, kulit kerbau adalah pilihan terbaik karena ketebalan dan kekuatannya.

“Kulit kerbau lebih tebal dan keras daripada kulit sapi,” katanya.

Selisih harga antara kulit kerbau dan sapi sekitar Rp 100 ribu. Untuk kulit domba, harga ditentukan oleh panjang yang dibutuhkan.

“Misalnya, 1,20 meter kulit domba harganya Rp 60 ribu,” tambah Sam.

Sam mendapatkan kulit-kulit tersebut dari pemasok. Selanjutnya, ia membawa kulit tersebut ke tempat produksi untuk diolah menjadi kulit beduk.

“Setelah proses selesai, kulit beduk siap saya gunakan,” ucapnya.

Beduk ukuran besar dan sedang paling banyak peminatnya.

“Beduk kecil jarang ada yang beli,” ungkap Sam.

Namun, ia tetap optimis beduk kecil akan terjual di tahun berikutnya.

“Paling tidak, modal saya tetap aman,” ujarnya.

Penjualan beduk mengalami puncak kejayaan dua tahun lalu. Saat itu, Sam bahkan membuat beduk berukuran sangat besar dari kayu.

“Sayangnya, penjualan terus menurun hingga saat ini,” pungkasnya.(vit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran GBI Nehemia Cianjur, Api Padam Setelah Lima Jam

23 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebakaran Gereja Cianjur

DPMD Cianjur: 47 Desa Gelar Pilkades Serentak Pertengahan Oktober

23 Agustus 2026 - 19:00 WIB

pilkades serentak

Kecelakaan Beruntun Libatkan 5 Kendaraan di Jalur Puncak, 2 Meninggal dan 9 Luka

22 Agustus 2026 - 00:43 WIB

Kecelakaan beruntun di Puncak

Dari Lahan Bekas HGU Jadi Produktif, Bank Tanah Kelola 980 Hektare di Cianjur

21 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Bank tanah

Hari Juang Polri, Polres Cianjur Telusuri Kisah 67 Polisi Kibarkan Merah Putih Sebelum Proklamasi

21 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Hari juang polri
Trending di Berita