Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Berita

Video Duel Pelajar SD dan SMP di Cianjur Viral, Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan

badge-check

Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Cianjur, CIANJUR TIMES – Video duel pelajar di Cianjur yang melibatkan siswa SD dan SMP viral di media sosial. Aksi perkelahian tersebut kini tengah dalam penyelidikan jajaran Polres Cianjur karena ada dugaan kaitan dengan kasus penganiayaan pelajar yang terjadi sebelumnya.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat empat pelajar terdiri dari dua siswa SD dan dua siswa SMP terlibat duel fisik secara bergantian (2 lawan 2). Aksi tersebut disaksikan oleh sejumlah anak lainnya yang berada di lokasi.

Peristiwa itu diduga terjadi di kawasan perumahan di Kelurahan Bojongherang, Kecamatan Cianjur. Dalam video, para pelajar tampak melakukan perkelahian setelah mendapat aba-aba dari seseorang.

BACA JUGA : Polisi Amankan 10 Siswa Terkait Kasus Duel Pelajar di Cianjur


Pihak kepolisian menaruh perhatian pada seorang remaja yang terlihat mengenakan kemeja kotak-kotak hitam putih. Sosok tersebut diduga memiliki kemiripan dengan pelaku dalam kasus penganiayaan dua pelajar SMP yang terjadi pada Senin (13/4/2026) lalu.

Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penelusuran untuk memastikan lokasi, waktu kejadian, serta identitas pihak yang terlibat dalam video tersebut.

“Kami telusuri video ini untuk mengetahui kapan dan di mana kejadiannya serta siapa saja yang terlibat,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Polisi Dalami Kemungkinan Keterkaitan Kasus Penganiayaan

Polisi juga mendalami kemungkinan keterkaitan antara video duel pelajar tersebut dengan kasus pemukulan terhadap dua siswa SMP yang sebelumnya telah masuk dalam laporan.

“Kami dalami apakah ada kaitannya
dengan kejadian sebelumnya,” tambahnya.

Sebelumnya, dua siswa SMPN 1 Cianjur, Muhammad Reyhan dan Arya Saputra, menjadi korban penganiayaan oleh sejumlah remaja. Kedua korban mengalami luka memar dan pusing setelah mendapat pukulan dan cekikan.
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Bojongherang dan sempat menjadi perhatian publik karena berlangsung di hadapan anak-anak sekolah dasar.

Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya di luar jam sekolah.

“Peran keluarga sangat penting untuk mencegah anak terlibat dalam tindakan kekerasan,” kata Kapolres.

Saat ini, Polres Cianjur masih mengumpulkan bukti digital serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap secara jelas rangkaian kejadian tersebut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap

15 Okt 2026 - 16:53 WIB

Polisi Ungkap Operasional Judi Online KICAU99 di Sukaresmi Cianjur, 9 Orang Ditangkap

Debit Air Baku Menyusut, Perumdam Tirta Mukti Siapkan Penggiliran dan Bantuan Tangki

14 Okt 2026 - 19:20 WIB

Debit Air Baku Menyusut, Perumdam Tirta Mukti Siapkan Penggiliran dan Bantuan Tangki

Pemkab Cianjur Percepat Penanganan 900 Rumah Rusak Berat, 9 Lokasi Relokasi Disiapkan

14 Okt 2026 - 19:06 WIB

Pemkab Cianjur Percepat Penanganan 900 Rumah Rusak Berat, 9 Lokasi Relokasi Disiapkan

Timbulan Sampah Cianjur Capai 300 Ton per Hari, DLH Siapkan Kerja Sama Pengolahan

14 Okt 2026 - 09:17 WIB

Timbulan Sampah Cianjur Capai 300 Ton per Hari, DLH Siapkan Kerja Sama Pengolahan

Palace Hotel Cipanas Dukung Cipanas Ngariung 2026, Dorong Kolaborasi Lokal

14 Okt 2026 - 08:55 WIB

Palace Hotel Cipanas Dukung Cipanas Ngariung 2026, Dorong Kolaborasi Lokal
Trending di Berita