Cipanas, CIANJUR TIMES – Bencana longsor di Cipanas Cianjur menyebabkan dua makam tergerus hingga jenazah muncul ke permukaan. Peristiwa ini terjadi di Kampung Cigombong, Desa Batulawang, Kamis (15/4/2026) malam, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak sore hari.
Longsor terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di wilayah Kedusunan IV, tepatnya RT 04 RW 12. Intensitas hujan tinggi memicu pergerakan tanah yang cukup besar hingga menggerus area pemakaman warga.
Akibat kejadian ini, dua makam milik pasangan suami istri rusak dan terbawa longsoran tanah. Selain itu, material longsor juga menutup akses jalan utama warga di Kampung Cigombong/Tajur, sehingga aktivitas masyarakat sempat terhenti total.
BACA JUGA : Hujan Deras Picu Longsor di Batulawang Cipanas Cianjur, Dapur Warga Rusak dan Jalan Terancam
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut longsor Batulawang Cipanas menjadi salah satu titik terdampak paling parah.
“Terdapat beberapa wilayah yang terdampak, yang menonjol terjadi di Desa Batulawang. Dilaporkan ada makam yang tergerus serta akses jalan utama sempat tertutup material longsoran,” ujar Asep saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2026).
Evakuasi Warga di Zona Rawan Longsor
Sebagai langkah antisipasi, petugas mengevakuasi warga yang berada di zona rawan. Sebanyak empat kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman guna menghindari risiko longsor susulan.
Selain itu, petugas gabungan dari Tagana, pemerintah desa, Satpol PP Kecamatan Cipanas, serta Destana diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
“Personel telah mengevakuasi jenazah yang terdampak. Ada dua makam yang tergerus longsor. Untuk warga, sudah kami ungsikan sementara,” tambah Asep.
Hingga saat ini, akses jalan masih tertutup material tanah dan kerikil. Petugas di lapangan juga mengidentifikasi kebutuhan mendesak berupa terpal untuk menutup tebing yang longsor agar tidak semakin tergerus saat hujan kembali turun.
BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, potensi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Cianjur diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.***




















