Menu

Mode Gelap
Sehari Setelah Dicopot Presiden Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hendayana Ditahan Kejagung Aksi Tawuran Pelajar Pecah di Cugenang Cianjur, Polisi Selidiki Identitas Pelaku Pria Asal Campaka Cianjur yang Hilang 2,5 Tahun Ditemukan Lemas di Lereng Gunung Salak Polres Cianjur Bongkar Sindikat Curanmor, Enam Tersangka dan 34 Motor Diamankan Volume Kendaraan Naik 20 Persen, Polres Cianjur Berlakukan One Way di Jalur Puncak RSUD Cimacan Sembelih Satu Sapi dan Sembilan Kambing pada Idul Adha 2026

Berita

Izin Berakhir, Warga Cianjur Desak Proyek Geothermal Gunung Gede Pangrango Dihentikan Permanen

badge-check


					Suasana Rapat Dengar Pendapat di DPRD Kabupaten Cianjur mengenai proyek geothermal di Gunung Gede Pangrango, Selasa (14/4/2026). (foto : cianjurtimes) Perbesar

Suasana Rapat Dengar Pendapat di DPRD Kabupaten Cianjur mengenai proyek geothermal di Gunung Gede Pangrango, Selasa (14/4/2026). (foto : cianjurtimes)

CIANJUR TIMES, Cianjur – Penolakan terhadap proyek geothermal di kawasan Gunung Gede Pangrango memuncak. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Selasa (14/4/2026), warga mendesak penghentian permanen proyek karena dinilai mengancam lingkungan dan sumber mata air.

Aspirasi tersebut disampaikan oleh sejumlah organisasi masyarakat, seperti GSK, AMGP, PATRA, dan Surya Kadaka Indonesia. Mereka menilai proyek yang digarap PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP) berada di wilayah penyangga Taman Nasional yang memiliki fungsi vital bagi kehidupan warga di Kecamatan Pacet dan Cipanas.

BACA JUGA : Hadang Alat Berat, Warga Ciguntur Tolak Aktivitas Proyek Geothermal di Cianjur

Izin Proyek Diklaim Telah Habis


Ketua Surya Kadaka Indonesia, Sabang Sirait, menyatakan bahwa secara administratif izin proyek telah habis masa berlakunya pada 14 April 2026.

“Harapan kami, kegiatan geothermal ini harus dihentikan karena masa berlaku izin telah habis. Tidak boleh ada lagi aktivitas lanjutan,” tegas Sabang.

Ia juga menambahkan, jika pemerintah tetap menerbitkan izin baru, pihaknya siap menempuh jalur hukum. Menurutnya, sikap tersebut sejalan dengan pernyataan Gubernur Jawa Barat dan Bupati Cianjur yang sebelumnya menyatakan tidak akan menerbitkan izin baru sementara waktu.

Senada, Ketua GSK, Aryo, mendorong masyarakat untuk memperkuat penolakan melalui jalur administratif.

“Penolakan harus dituangkan dalam nota keberatan ke DPRD dan ditembuskan ke Kementerian ESDM,” ujarnya.

DPRD Sebut Kewenangan di Pemerintah Pusat

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cianjur, Igun Hendra Gunawan, mengungkapkan terdapat tiga poin utama keberatan warga, yakni potensi kerusakan lingkungan, habisnya izin, serta minimnya manfaat bagi masyarakat.

Namun, ia menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga kewenangannya berada di pemerintah pusat.

“Masyarakat meminta agar kegiatan proyek geothermal ini dihentikan sementara,” kata Igun.

Perusahaan Tegaskan Geothermal Aman

Sementara itu, pihak PT DMGP melalui Kepala Teknisi, Yunis, menyatakan bahwa geothermal merupakan bagian dari solusi ketahanan energi nasional.

Ia juga menepis kekhawatiran terkait potensi gempa.

“Perlu dilihat secara ilmiah, penyebab utama gempa adalah faktor tektonik dan vulkanik, bukan aktivitas geothermal,” jelasnya.

RDP tersebut menghasilkan tiga kesimpulan sementara, yakni penghentian sementara aktivitas di lapangan, pelaksanaan kajian komprehensif oleh pemerintah daerah, serta penyerahan dokumen proyek kepada DPRD untuk dikaji lebih lanjut.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sehari Setelah Dicopot Presiden Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hendayana Ditahan Kejagung

3 Juni 2026 - 18:33 WIB

dadan hendayana

Aksi Tawuran Pelajar Pecah di Cugenang Cianjur, Polisi Selidiki Identitas Pelaku

3 Juni 2026 - 17:46 WIB

Tawuran pelajar di cugenang

Pria Asal Campaka Cianjur yang Hilang 2,5 Tahun Ditemukan Lemas di Lereng Gunung Salak

3 Juni 2026 - 15:52 WIB

gunung salak

Polres Cianjur Bongkar Sindikat Curanmor, Enam Tersangka dan 34 Motor Diamankan

1 Juni 2026 - 11:23 WIB

curanmor

Volume Kendaraan Naik 20 Persen, Polres Cianjur Berlakukan One Way di Jalur Puncak

30 Mei 2026 - 20:59 WIB

one way jalur puncak
Trending di Berita