Menu ✖

Mode Gelap
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu 15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess Pilkades Digital Cianjur Digelar 18 Oktober di 47 Desa, Anggaran Rp2,5 Miliar

Berita

Longsor Terjang 17 Titik di Cidaun Cianjur, Akses Jalan Desa Cibuluh Putus Total

badge-check

foto : antara Perbesar

foto : antara

Cidaun, CIANJUR TIMES – Bencana tanah longsor menerjang 17 titik di Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akibat cuaca ekstrem yang berlangsung sejak Jumat (27/3) hingga Sabtu (28/3). Peristiwa ini mengakibatkan akses jalan penghubung antar desa sepanjang 750 meter putus total tertimbun material tanah.

Petugas gabungan dari unsur kecamatan, TNI/Polri, relawan, bersama masyarakat setempat kini tengah berupaya membuka kembali akses jalan yang tertutup. Proses evakuasi material dilakukan secara manual menggunakan alat seadanya karena kendala medan yang sulit dijangkau kendaraan berat.

BACA JUGA : Hujan Deras Picu Longsor di Campakamulya, Belasan Rumah Warga Rusak

Camat Cidaun, Gagan Rusganda, mengonfirmasi bahwa sebagian besar titik longsor menutup landasan jalan utama dan area persawahan milik warga. Meskipun tidak ada korban jiwa, dampak kerusakan infrastruktur membuat aktivitas warga di beberapa desa terhambat sepenuhnya.

“Longsor di belasan titik terjadi di Desa Cibuluh, Kecamatan Cidaun, menutup landasan jalan dan area persawahan warga sedangkan di desa lain masih dalam pendataan karena jarak tempuh yang sulit dilalui kendaraan,” ujar Gagan saat dihubungi pada Minggu (29/3/2026).

Gagan menjelaskan bahwa saat ini warga dari sejumlah kampung bergotong-royong menyingkirkan material longsor agar jalan bisa segera warga lalui minimal oleh kendaraan roda dua. Kendala utama di lapangan adalah banyaknya titik longsor yang mencapai 14 titik di sepanjang jalur utama desa.

Pihak Kecamatan Cidaun telah melaporkan bencana ini secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur melalui BPBD. Laporan tersebut mencakup permintaan penanganan darurat dan perbaikan permanen pada infrastruktur jalan yang rusak agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

BACA JUGA : Kecelakaan di Cidaun, Mobil Suzuki Aerio Tabrak Deretan Motor dan Pick Up

Sawah Tertimbun Longsor, Bencana Susulan Menghantui

Selain infrastruktur jalan, tercatat sekitar 8 hektare sawah warga tertimbun material tanah. Ancaman bencana susulan juga masih menghantui pemukiman warga di sekitar lokasi kejadian.

“Bencana alam di Desa Cibuluh selain menutup jalan utama penghubung antar desa, membuat sekitar 15 rumah warga terancam sehingga warga diminta siaga dan waspada segera mengungsi ketika longsor kembali terjadi,” tutur Gagan.

Hingga saat ini, pendataan detail mengenai kerusakan di desa lain di wilayah Cidaun masih terus Petugas lakukan. Kondisi cuaca yang tidak menentu mengharuskan petugas dan warga tetap dalam status waspada tinggi.

“Kami meminta warga di wilayah tersebut untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan, serta jeli membaca tanda alam. Segera mengungsi ketika hujan deras dengan intensitas tinggi kembali turun,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terasa di Cianjur, Polres dan Wartawan Bagikan 2.000 Masker

6 September 2026 - 15:56 WIB

anak krakatau

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai ke Cianjur, Teras Rumah hingga Kendaraan Tertutup Debu

6 September 2026 - 15:41 WIB

Abu Vulkanik

Polres Cianjur dan Ngerayap Community Indonesia Salurkan 8.000 Liter Air Bersih ke Warga Cimanggu

4 September 2026 - 09:03 WIB

ngerayap community

15 Hektare Lahan Terbakar di Cilaku, Api Mendekati Permukiman Warga

2 September 2026 - 21:43 WIB

lahan terbakar

Diduga Cemburu, Pria di Cianjur Tewaskan Istri Siri dan Siapkan Lubang di Belakang Mess

2 September 2026 - 13:08 WIB

Pembunuhan peternakan ayam
Trending di Berita