Menu

Mode Gelap
50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Hari ke-10, Kebakaran Gunung Gede Padam, Petugas Masih Temukan 7 Titik Asap Hari Pramuka, Jabar Inspiratif Dorong Generasi Muda Cianjur Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Apel Kebangsaan di Cianjur, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI MENDADAK DJ, Musisi Elektronik Asal Cianjur yang Ingin Mengubah Stigma Profesi DJ Tukang Ojek di Cibeber Cianjur Diserang Saat Pulang, Alami Luka Serius dan Motor Hilang

Berita

Vaksinasi Campak RSUD Pagelaran Cianjur Dipercepat untuk Lindungi Tenaga Kesehatan

badge-check

ilustrasi Perbesar

ilustrasi

CIANJUR TIMES – RSUD Pagelaran Cianjur mempercepat vaksinasi campak (Measles-Rubella/MR) bagi tenaga kesehatan dan staf sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular di lingkungan rumah sakit.

Kebijakan ini merupakan langkah preventif setelah meninggalnya seorang dokter internship berinisial AMW (26) yang sebelumnya berstatus suspek campak.

Pendataan Imunisasi Pegawai RSUD Pagelaran

Manajemen rumah sakit saat ini melakukan pendataan menyeluruh terhadap status imunisasi seluruh pegawai. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada celah penularan di lingkungan pelayanan kesehatan.

Direktur RSUD Pagelaran, Irvan Nur Fauzy, mengatakan pendataan tersebut menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan vaksinasi lanjutan atau booster.

“Semua sudah didata, baik yang sudah maupun yang belum, sehingga hal ini segera akan kami tindak lanjuti. Meski sebenarnya vaksinasi ini sudah berjalan secara simultan,” ujar Irvan, Sabtu (28/3) mengutip dari Kompas.com.

Hasil Tracing, Belum Ada Gejala Baru

Selain mempercepat vaksinasi campak di RSUD Pagelaran, pihak rumah sakit juga melakukan penelusuran kontak erat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

Hasil sementara menunjukkan belum ada tenaga kesehatan lain yang mengalami gejala seperti demam atau ruam merah.

Dua dokter internship yang sempat berinteraksi dengan almarhum juga telah menjalani pemeriksaan dan hasliya menyatakan keduanya dalam kondisi sehat.

“Selama tidak ada gejala, tidak masalah untuk kembali bertugas. Namun, kami meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mengkaji standar operasional untuk menjamin keselamatan pegawai,” jelas Irvan.

Penyebab Kematian Masih Menunggu Hasil Laboratorium

RSUD Pagelaran masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Kementerian Kesehatan untuk memastikan penyebab pasti kematian AMW.

Secara klinis, almarhum diduga mengalami campak dengan komplikasi pneumonia berat. Sebelum meninggal, korban dilaporkan mengalami demam, ruam kulit, dan sesak napas.

Irvan menyebut almarhum merupakan dokter muda yang berdedikasi dan memiliki semangat tinggi dalam menjalankan tugas.

“Almarhum sosok yang sangat antusias, berdedikasi, dan memiliki inisiatif baik. Almarhum kerap mendapat apresiasi dari para dokter karena sigap membantu tugas-tugas medis,” kenangnya.

Jamin Keamanan Layanan Kesehatan

Dengan percepatan vaksinasi campak RSUD Pagelaran, pihak rumah sakit memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman.

Manajemen menegaskan seluruh tenaga kesehatan berada dalam pengawasan ketat dan lingkungan pelayanan tetap terjaga sesuai standar kesehatan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

50 Paskibraka Cianjur Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Bendera Merah Putih

16 Agustus 2026 - 06:14 WIB

Paskibraka cianjur

Hari ke-10, Kebakaran Gunung Gede Padam, Petugas Masih Temukan 7 Titik Asap

15 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Kebakaran Gunung

Hari Pramuka, Jabar Inspiratif Dorong Generasi Muda Cianjur Perkuat Karakter dan Kepemimpinan

15 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Apel Kebangsaan di Cianjur, Kapolres Tegaskan Komitmen Jaga Keutuhan NKRI

14 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Apel Kebangsaan

MENDADAK DJ, Musisi Elektronik Asal Cianjur yang Ingin Mengubah Stigma Profesi DJ

14 Agustus 2026 - 19:59 WIB

mendadak dj
Trending di Berita