Menu

Mode Gelap
Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

Berita

Vaksinasi Campak RSUD Pagelaran Cianjur Dipercepat untuk Lindungi Tenaga Kesehatan

badge-check


					ilustrasi Perbesar

ilustrasi

CIANJUR TIMES – RSUD Pagelaran Cianjur mempercepat vaksinasi campak (Measles-Rubella/MR) bagi tenaga kesehatan dan staf sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menular di lingkungan rumah sakit.

Kebijakan ini merupakan langkah preventif setelah meninggalnya seorang dokter internship berinisial AMW (26) yang sebelumnya berstatus suspek campak.

Pendataan Imunisasi Pegawai RSUD Pagelaran

Manajemen rumah sakit saat ini melakukan pendataan menyeluruh terhadap status imunisasi seluruh pegawai. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada celah penularan di lingkungan pelayanan kesehatan.

Direktur RSUD Pagelaran, Irvan Nur Fauzy, mengatakan pendataan tersebut menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan vaksinasi lanjutan atau booster.

“Semua sudah didata, baik yang sudah maupun yang belum, sehingga hal ini segera akan kami tindak lanjuti. Meski sebenarnya vaksinasi ini sudah berjalan secara simultan,” ujar Irvan, Sabtu (28/3) mengutip dari Kompas.com.

Hasil Tracing, Belum Ada Gejala Baru

Selain mempercepat vaksinasi campak di RSUD Pagelaran, pihak rumah sakit juga melakukan penelusuran kontak erat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.

Hasil sementara menunjukkan belum ada tenaga kesehatan lain yang mengalami gejala seperti demam atau ruam merah.

Dua dokter internship yang sempat berinteraksi dengan almarhum juga telah menjalani pemeriksaan dan hasliya menyatakan keduanya dalam kondisi sehat.

“Selama tidak ada gejala, tidak masalah untuk kembali bertugas. Namun, kami meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk mengkaji standar operasional untuk menjamin keselamatan pegawai,” jelas Irvan.

Penyebab Kematian Masih Menunggu Hasil Laboratorium

RSUD Pagelaran masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Kementerian Kesehatan untuk memastikan penyebab pasti kematian AMW.

Secara klinis, almarhum diduga mengalami campak dengan komplikasi pneumonia berat. Sebelum meninggal, korban dilaporkan mengalami demam, ruam kulit, dan sesak napas.

Irvan menyebut almarhum merupakan dokter muda yang berdedikasi dan memiliki semangat tinggi dalam menjalankan tugas.

“Almarhum sosok yang sangat antusias, berdedikasi, dan memiliki inisiatif baik. Almarhum kerap mendapat apresiasi dari para dokter karena sigap membantu tugas-tugas medis,” kenangnya.

Jamin Keamanan Layanan Kesehatan

Dengan percepatan vaksinasi campak RSUD Pagelaran, pihak rumah sakit memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman.

Manajemen menegaskan seluruh tenaga kesehatan berada dalam pengawasan ketat dan lingkungan pelayanan tetap terjaga sesuai standar kesehatan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Kemensos Sediakan 8.180 Formasi Guru dan Tendik

8 Juni 2026 - 09:04 WIB

PPPK Sekolah Rakyat

CCN Gelar Nobar Film Nasional di Cipanas, Libatkan 190 Anak Penyandang Disabilitas

8 Juni 2026 - 08:35 WIB

ccn

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur
Trending di Berita