Menu

Mode Gelap
Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026 Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat Sehari Setelah Dicopot Presiden Prabowo, Eks Kepala BGN Dadan Hendayana Ditahan Kejagung

Berita

Harga Cabai di Cianjur Tembus Rp120 Ribu Jelang Lebaran 2026, Permintaan Meningkat Tajam

badge-check


					ilustrasi Perbesar

ilustrasi

Cianjur Times – Kenaikan harga cabai di Cianjur mulai terasa signifikan menjelang Idulfitri 1447 H. Di sejumlah pasar tradisional, harga cabai bahkan menembus Rp120 ribu per kilogram akibat lonjakan permintaan masyarakat.

Fenomena ini terlihat jelas di Pasar Muka Cianjur, di mana aktivitas jual beli meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir Ramadan.

Kenaikan harga dipicu meningkatnya kebutuhan bumbu dapur untuk hidangan khas Lebaran seperti rendang, opor, dan sambal goreng. Meski stok relatif tersedia, harga di tingkat pengepul sudah lebih dulu naik sehingga berdampak ke harga eceran.

Riyan Mustaqim, salah satu pedagang bumbu, menyebut ada beberapa jenis cabai yang mengalami lonjakan paling signifikan.

“Cabai merah tanjung yang biasanya Rp50 ribu sampai Rp60 ribu, sekarang sudah naik jadi sekitar Rp100 ribu per kilogram,” ujarnya, Kamis (19/3).

Harga Cabai Rawit Domba Tertinggi

Selain cabai merah tanjung, harga cabai keriting dan rawit merah juga ikut naik. Cabai keriting yang sebelumnya di kisaran Rp40 ribu per kilogram kini berada di kisaran Rp70 ribu.

Sementara itu, cabai rawit merah domba menjadi yang termahal, dengan harga mencapai Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram.

Menurut pedagang, kenaikan pada jenis ini sudah terjadi sejak beberapa pekan lalu akibat pasokan yang terbatas.

“Rawit merah memang sudah lama naik. Sampai sekarang masih bertahan di kisaran Rp120 ribu karena barangnya tidak banyak,” jelas Riyan.

Omzet Pedagang Naik Drastis

Meski harga cabai di Cianjur melonjak, aktivitas belanja masyarakat tetap tinggi. Kondisi ini justru berdampak positif bagi pedagang yang mengalami peningkatan omzet signifikan.

Riyan mengaku pendapatannya naik hingga lima kali lipat dibandingkan hari biasa.

“Biasanya omzet sekitar Rp3 juta per hari, sekarang bisa sampai Rp15 juta. Paling banyak dicari tetap cabai dan bawang,” katanya.

Lonjakan ini menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih cukup kuat, terutama untuk kebutuhan pokok menjelang Lebaran.

Harga Bawang Masih Stabil

Berbeda dengan cabai, harga bawang relatif stabil. Bawang merah masih berada di sekitar Rp50 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp40 ribu.

Stabilnya harga bawang sedikit membantu masyarakat dalam mengatur pengeluaran belanja dapur di tengah kenaikan harga komoditas lainnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gempa Cianjur, KA Siliwangi Sempat Berhenti untuk Pemeriksaan Jalur

6 Juni 2026 - 21:51 WIB

KA Siliwangi

Gempa Cianjur Hari Ini: Magnitudo 3,4 Guncang Sejumlah Wilayah, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Juni 2026 - 21:23 WIB

gempa cianjur hari ini

Investasi Kabupaten Cianjur Tembus Rp607 Miliar pada Triwulan Pertama 2026

6 Juni 2026 - 20:40 WIB

dpmptsp cianjur

Ratusan Dapur MBG Cianjur Belum Lengkapi Dokumen Lingkungan dan Sanitasi

6 Juni 2026 - 20:10 WIB

dapur MBG Cianjur

Kepulangan Jemaah Haji Cianjur Kloter 73 Dijadwalkan 27 Juni, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat

5 Juni 2026 - 19:24 WIB

kepulangan jemaah haji cianjur
Trending di Berita